Semeja dengan presiden, ada Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, anggota Fraksi Nasdem DPR RI, Julie Laiskodat, anggota Fraksi PDIP DPR RI, Herman Herry, Sekretartis Kabinet, Pramono Anung Wibowo, serta pejabat lainnya.
Sementara di meja sebelahnya, ada Kapolda NTT, Irjen Setyo Budiyanto, dan Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho. Masih di atas panggung, ada Bupati Ende, H. Jafar Ahmad, dan beberapa tokoh.
“Terima kasih buat Bank NTT. Melayani lebih sungguh. Mudah-mudahan kita buat tour keliling NTT. Flobamora. Lagu berikut ini saya dedikasikan buat saudara-saudaraku di Ende dan NTT khususnya. Judulnya Orang Merdeka,” seru Kaka, sang vokalis dari atas panggung.
Presiden Joko Widodo tampak tersenyum sembari menganggukkan kepalanya. Rupanya lagu ini sangat menginspirasinya, seiring dengan semangatnya membangun negeri.
Jokowi adalah presiden yang mendapat tempat spesial di hati personil Slank dan pengagumnya. Ketika berkampanye dulu, baik pada periode pertama maupun kedua, Slank selalu berada pada barisan paling depan. Mereka mendukung sosok ini, karena memiliki visi yang sama, yakni memberantas korupsi dan membangun budaya kerja.
Terlalu Manis adalah yang kesekian dari 17 tembang yang dinyanyikan Slank.
“Bapak Presiden semoga terhibur. Bapak Gubernur, Bapak Bupati, semoga semua senang,” kata Kaka.
Kaka melanjutkan lirik yang tersisa hingga di pukul 23.00 Wita, dia menyampaikan sayonara. “Sampai jumpa, Terima kasih Tuhan, dan akhirnya konser hari lahir Pancasila, terjadilah hari ini. Ini sudah disiapin dua tahun lalu tetapi karena beberapa kendala, akhirnya digelar malam ini. Terima kasih..terima kasih Tuhan, Amin,” ujar Kaka.







