KEFAMENANU kabarntt.id—Masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) patut berbangga karena Adelbertus Kolo, lolos seleksi ke tim sepak bola Nusa Tenggara Timur ( NTT ) yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Oktober mendatang.
Pemuda kelahiran Banain, 7 Juni 1998 itu dikabarkan lolos ke seleksi PON XX Papua usai mengikuti tahapan seleksi yang berlangsung selama 3 hari dan diumumkan pertanggal 17 Juli 2021.
Tentunya tak mengagetkan bila Adelbertus bisa bergabung dan bermain untuk membela NTT. Sebab dari segi kemampuan pun, pemuda kelahiran Banain itu memiliki kemampuan yang mumpuni. Albert sudah 2 kali bergabung dalam skuad Tim PSKN TTU di ajang El Tari Memorial Cup.
Nama Abetu, sapaan akrab Adelbertus , pun pertama kali terdengar di tim sepak bola NTT ketika dirinya bergabung di dalam tim Pra PON 2020, Bali-Nusra yang tampil Desember 2019 silam di Bali.
Saat dihubungi wartawan, Abetu mengungkapkan, awal dirinya berjuang hingga rasa bahagianya saat ini ketika membela tim sepakbola NTT di ajang PON XX Papua tersebut.
“Saya ingin menceritakan awal mula saya berjuang hingga lolos tim sepakbola NTT. Seleksi Pra PON waktu itu, mereka (official–Red) tim NTT memantau pemain yang berlaga di turnamen El Tari Cup yang berlangsung di Malaka. Lalu dipanggil untuk seleksi pemain NTT. Saat itu yang dipanggil ada sekitar 40-an pemain. Saya tidak dipanggil tapi saya dengan beberapa teman pergi saja dan dapat izin untuk bisa ikut seleksi dengan yang dipanggil,” tutur Abetu.
Abetu melanjutkan, dari semangat yang dimiliki dirinya lolos memperkuat tim Pra Pon NTT di Bali.
“Terus selang beberapa minggu pengumuman dan nama saya juga masuk dalam 24 nama yang dipanggil untuk TC Pra PON. Dari TC Pra Pon, syukurlah dari semangat yang saya miliki, 20 pemain lolos dan saya salah satu yang berangkat untuk berlaga di Pra PON di Bali,” lanjut Abetu.
Dikatakan Abetu, dari hasil pertandingan di Pra PON NTT dinyatakan lolos dengan satu kemenangan dan sekali seri.
Abetu menambahkan, setelah mengikuti seleksi lagi untuk PON XX Papua, namanya lolos lagi.
“Singkat cerita, kemarin kami seleksi lagi untuk PON Papua, dan syukurlah saya lolos lagi. Terima kasih kepada Tuhan dan kepada semua yang sudah mendukung saya. Memang usaha tidak akan khinati hasil,” ucap Abetu.
Abetu berharap agar Pemda TTU memperhatikan dan mendukung kaum muda yang memiliki bakat untuk tetap dikembangkan.
“Saya berharap pemerintah daerah dapat memperhatikan bakat-bakat yang dimiliki kaum muda di TTU dengan mendukung dan memfasilitasi demi peningkatan prestasi bagi kalangan kaum muda di daerah kita. Untuk kaum muda, saya harap agar tetap bersemangat dalam latihan dan jangan pernah putus asa. Banyak jalan menuju ke Roma dalam hal ini, yang utama adalah selalu andalkan Tuhan dalam hidup karena bagi Tuhan tiada yang mustahil,” kata Abetu. (siu)







