Gubernur NTT Buka Pesparawi Perempuan GMIT Klasis Kota Kupang

gub pesparawi

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, dalam sambutannya menyampaikan masyarakat NTT harus menjadi warga negara yang serasa nusantara, sekaligus menjadi Kristen nusantara. Karena di dunia kita hidup di dua negara yakni menjadi warga negara dunia dan warga negara surgawi.

“Lomba paduan suara ini harus melahirkan simponi, meskipun kita berbeda tapi indah. Itulah yang disebut dengan keragaman,  dan juga harus membawa energi, keindahan dan kekuatan untuk kita bersama-sama bernyanyi dan memuliakan Tuhan dengan pesta iman yang dilakukan hari ini,” imbuh Viktor.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Lanjut Gubernur, setiap manusia harus menerima perubahan dalam dirinya sebagai wujud keberadaban, dan menerima perubahan itu sebagai seni. “Sebentar lagi kita masuk dalam pesta Natal, nanti paduan suara yang mengisi lagu dalam ibadah harus sudah yang bagus dan berkualitas sehingga ibadah pesta kita benar-benar meriah dan juga syahdu,” imbuhnya.

Viktor mengatakan, tahun depan resesi ekonomi akan terjadi dan kita membutuhkan perempuan-perempuan hebat dalam mengatasi ekonomi keluarga dengan UMKM sehingga perempuan dituntut untuk menghasilkan produk-produk untuk tetap menyeimbangkan ekonomi.

“Tahun depan kita akan mengalami krisis pangan sehingga para perempuan dituntut untuk membangun kreativitas  dalam menciptakan produk UMKM sebagai modal dalam mempertahankan ekonomi keluarga, harus menghidupkan pemberdayaan ekonomi yaitu UMKM tadi,” tegasnya.

Gubernur juga berpesan kepada para peserta lomba Pesparawi bahwa pesta gerejani ini lebih pada ketulusan memuji dan memuliakan Tuhan, tidak hanya berlomba untuk menang.

Pos terkait