BETUN kabarntt.id—Program Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setiap minggu di gereja-gereja tidak lain merupakan wujud pastoral kehadiran dan ziarah rohani.
Hal ini diungkap Pastor Paroki St. Yohanes Pemandu Kaputu, Desa Manulea, Kecamatan Sasitamean, Malaka, Romo Yonathas Nahak, Pr.
“Saya sebut kehadiran pimpinan wilayah di paroki-paroki di Malaka adalah ziarah rohani yang tak pernah berhenti, yang harus terjadi di sepanjang hari-hari hidup ini,” kata Romo Yonas, Minggu (21/8/2022).
Selain ziarah rohani, ada yang disebut pastoral kehadiran.
“Seorang pemimpin memang harus hadir di tengah umat seperti yang dilakukan Bupati Malaka. Harus datang untuk mengenal dan menyelami kehidupan umat. Harus hadir untuk melihat wajah-wajah umat yang butuh untuk disapa,” kata Romo Yonas.
Bahkan, dari atas mimbar Romo Yonas memberikan motivasi untuk terus bekerja demi kesejahteraan dan kebaikan masyarakat.
“Pergilah ke seluruh Malaka dan wartakan kebaikan dan berbuatlah untuk masyarakat. Berkelilinglah sambil berbuat baik,” kata pastor asal Biuduk Foho ini.
Romo Yonas juga mengatakan, jikalau kehadiran Bupati Malaka sampai ke wilayah-wilayah gunung merupakan sebuah perjalanan.
“Hidup ini memang sebuah perjalanan. Ada naik dan turun seperti saat berada di dataran maupun berada di gunung,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Romo Yonas menggambarkan keadaan paroki yakni mulai dari persiapan stasi tahun pada tahun1986. Berdasarkan SK Uskup Atambua tanggal 12 Juli 2003, paroki ini ditahbiskan pada tanggal 20 Juli 2003 oleh Uskup Anton Pain Ratu, SVD.







