“Pikiran saya ya itu akan tercermin ketika dalam hubungan kerja kita saat ini, entah Partai Golkar merasa bahwa saya layak untuk itu, walaupun dalam hubungan kerja yang baru beberapa bulan saja saya sebagai bupati. Pasti ada hal-hal positif yang perlu kita sama-sama pertahankan, membangun Sumba Timur dalam semangat kemitraan dengan seluruh elemen dan pemerintah,” kata Krist.
Krist yang diusung Partai Nasdem, PDIP, PAN, Hanura, Demokrat, Gerindra dan PKPI ini melihat bahwa dalam tahapan pencalonan, Partai Golkar memberikan ruang dan kesempatan bagi kaum perempuan dan kaum milenial untuk memimpin.
“Ini sangat baik ketika partai memberikan ruang seperti itu. Ruang dan kesempatan sangat baik buat parah tokoh perempuan dan kaum muda milenial. Mereka perlu diberikan panggung untuk mengekspresikan kemampuan dan potensi yang ada,” tandasnya. (np)







