Jadi Warga Kesayangan, Natalius Pigai Punya Nama Baru di Sabu Raijua

sabu nataliius pigai21

SEBA kabarntt.id—Kehadiran aktivis kemanusiaan dan prodemokrasi, Natalius Pigai, di Seba, Kabupaten Sabu Raijua atau Sarai, Nusa Tenggara Timur, mendapat sambutan hangat masyarakat setempat. Sejak turun di Dermaga Seba, Minggu (15/11/2020 pagi, kabar kehadiran Pigai begitu cepat menyebar. Warga pun langsung menyerbu dan harus rela antrian menunggu giliran untuk foto bersama.

Para fans atau penggemar dari berbagai kalangan: milenial hingga usia lanjut, pria atau wanita. Mereka rebutan menyapa putra Papua kelahiran 25 Desember 1975, itu. Situasi sama terjadi di sejumlah titik yang disinggahi di Seba dan sekitarnya.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Ternyata penerimaan “dadakan” bagi Pigai di Sarai tidak hanya sebatas sambutan hangat. Melalui acara adat yang disebut “hopo” oleh masyarakat setempat, Pigai dinobatkan sebagai warga kesayangan Sarai, dengan nama baru: Mahari Natana. Penobatan oleh tetua Seba, Elo Huma Lado, ditandai dengan pengenaan busana adat Sarai kepada Pigai.

“Kami sejak lama menyaksikan Pak Natalius Pigai hanya melalui televisi dan pemberitaan berbagai media. Ia selalu tampil membela orang kecil tak berdaya, orang susah! Kami hari ini sangat berbangga dan berterima kasih karena akhirnya bisa menyaksikan langsung Pak Natalius Pigai,” tutur Elo Huma Lado, tokoh adat yang disebut “kerogo naliru” dari Suku Najingi.

Sabu nataliius pigai12
Natalius Pigai dalam balutan pakaian adat Sabu memberi sambutan usai dinobatkan sebagai warga kesayangan

Di depan ratusan warga, penobatan Pigai yang berlangsung di halaman depan Hotel Jesica di Seba, Minggu petang, antara lain disaksikan oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena, yang juga Ketua DPD Partai Golkar NTT, dan pasangan Takem Radja Pono – Herman Hegi Radja Haba, satu dari tiga paket yang akan bertarung dalam ajang pilkada di Kabupaten Sarai, 9 Desember 2020.

Pos terkait