Frengky menambahkan, jika nantinya Paket Fresh terpilih 9 Desember 2020 mendatang, maka pihaknya akan mengalokasikan anggaran di APBD untuk membeli ternak sapi dan dibagikan secara gratis kepada masyarakat.
“Yang kita bagikan itu bukan sapi yang sulit kita bedakan antara sapi dan kambing, tapi yang akan kita bagikan nanti adalah sapi dengan berat minimal 220 kg. Kenapa kita bagikan sapi dengan berat 220 kg, karena kita ingin masyarakat dalam merawatnya membutuhkan waktu paling lama 6 bulan untuk bisa ditimbang, dan sesudah itu mereka bisa mendapatkan hasilnya,” terangnya.
Frengky mengakui, bersama calon wakilnya mereka bukan berlatar belakang birokrat, namun berlatar belakang politisi. Meski demikian, sebagai mantan pimpinan DPRD, keduanya mengetahui baik kompleksitas permasalahan yang terjadi di Kabupaten TTU.
“Jadi kami memahami apa yang menjadi kebutuhan dari aparatur sekarang ini. Kemudian bagaimana meningkatkan kinerja aparatur kami juga tahu. Syaratnya pemimpin harus bisa memberikan keteladanan kepada aparaturnya,” ujarnya. (siu)







