<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Germanus Atawuwur &#8211; Kabar NTT</title>
	<atom:link href="https://kabarntt.id/tag/germanus-atawuwur/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<description>Kompeten, Kritis, Kredibel</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Apr 2026 09:05:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://kabarntt.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-icon-situs-e1738830134956-32x32.png</url>
	<title>Germanus Atawuwur &#8211; Kabar NTT</title>
	<link>https://kabarntt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Komisi Informasi Sosialisasi Standar Layanan Informasi Publik di Dua  Desa di Lembata</title>
		<link>https://kabarntt.id/flobamorata/komisi-informasi-sosialisasi-standar-layanan-informasi-publik-di-dua-desa-di-lembata/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 09:05:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Flobamorata]]></category>
		<category><![CDATA[Germanus Atawuwur]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi publik]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi Informasi NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=29296</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABARNTT.ID&#8212;-Ketua Komisi Informasi Nusa Tenggara Timur, Drs. Germanus Atawuwur secara maraton melaksanakan sosialisasi tentang keterbukaan&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/flobamorata/komisi-informasi-sosialisasi-standar-layanan-informasi-publik-di-dua-desa-di-lembata/">Komisi Informasi Sosialisasi Standar Layanan Informasi Publik di Dua  Desa di Lembata</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KABARNTT.ID&#8212;-Ketua Komisi Informasi Nusa Tenggara Timur, Drs. Germanus Atawuwur secara maraton melaksanakan sosialisasi tentang keterbukaan informasi publik di dua kabupaten.</p>
<p>Bila hari Kamis, 9 April 2026 dilakukan untuk Bawaslu Flores Timur, Organisasi Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Flores Timur, para camat se-Kabupaten Flores Timur dan utusan kepala desa di Kabupaten Flores Timur maka hari ini, Sabtu, 11 April 2026, dilaksanakan sosialisasi di kantor Desa Lusiduawutun, Kecamatan Nagawutun, Kabupaten Lembata. Hadir juga urusan dari Desa Warawatung.</p>
<p>Germanus mengatakan, untuk mendapatkan informasi publik adalah hak asasi manusia, maka sebagai pemenuhan hak tersebut, para pejabat publik di desa perlu mendapat induksi informasi dan penguatan pengetahuan terkait dengan standar layanan informasi publik desa.</p>
<p>Menurut Germanus, hal lain yang melatari untuk dilaksanakan kegiatan ini adalah belum banyak masyarakat mengetahui haknya untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan negara di tingkat desa, tetapi juga adanya fenomena terjadi praktek korupsi yang telah melilit sejumlah kepala desa di Kabupaten Lembata.</p>
<p>Dari berbagai sumber, diketahui bahwa sudah ada lima kepala desa yang harus mendekam di penjara karena korupsi dana desa.</p>
<p>Kegiatan ini dihadiri oleh kepala desa, sekretaris desa dan perangkat desa Lusiduawutun dan Warawatung.<br />
Dalam sambutannya Kepala Desa Lusiduawutun, Benediktus Goe Komen, mengatakan bahwa pemerintah kedua desa ini berbangga karena Germanus, putra desa terpanggil untuk menularkan pengetahuan kepada para kepala desa dan perangkatnya. Karena itu mereka siap mendengarkan informasi itu.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/flobamorata/komisi-informasi-sosialisasi-standar-layanan-informasi-publik-di-dua-desa-di-lembata/">Komisi Informasi Sosialisasi Standar Layanan Informasi Publik di Dua  Desa di Lembata</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Memperkuat Komunikasi Publik (Lebih Jauh Tentang Sambutan Gubernur NTT pada Pelantikan Pejabat)</title>
		<link>https://kabarntt.id/opini/pentingnya-memperkuat-komunikasi-pubblik-lebih-jauh-tentang-sambutan-gubernur-ntt-pada-pelantikan-pejabat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 11:05:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Emanuel Melkiades Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[Germanus Atawuwur]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Melki Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi Informasi Provinsi NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=29266</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh Germanus Attawuwur  HARI Senin, 16 Maret 2026, viral di berbagai media online tentang Pelantikan,&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/pentingnya-memperkuat-komunikasi-pubblik-lebih-jauh-tentang-sambutan-gubernur-ntt-pada-pelantikan-pejabat/">Pentingnya Memperkuat Komunikasi Publik (Lebih Jauh Tentang Sambutan Gubernur NTT pada Pelantikan Pejabat)</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Oleh Germanus Attawuwur</strong></p>
<p><strong> </strong><strong>HARI</strong> Senin, 16 Maret 2026, viral di berbagai media <em>online </em>tentang Pelantikan, Pengukuhan, dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tercatat ada dua puluh tiga (23) pejabat yang  dilantik dan ada dua belas (12) orang yang dikukuhkan pada posisinya. Dua puluh tiga pejabat yang dilantik dimutasi ke berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).</p>
<p>Ini adalah momentum pelantikan pejabat gelombang ketiga selama masa kepemimpian Gubernur Melki Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma sejak memimpin Provinsi NTT, 20 Februari 2025 lalu. Hadir saat itu Wakil Gubernur Johni Asadoma, Plt.Sekda NTT, Rita Wuisan, serta unsur Forkompimda, rohaniawan dan para pejabat serta ASN lingkup Pemrov NTT. Pelantikan ini dilaksanakan pasca satu tahun pemerintahan Melki-Johni yang memiliki komitmen bahwa tahun pertama  ditempatkan sebagai tahun fondasi dengan tekad memilih memperbaiki sistem, menata arah, dan memperkuat tata kelola.</p>
<p>Terhadap peristiwa ini berbagai media online memberitakan dengan sudut pandang yang berbeda. Namun penulis hanya mengutip salah satu pemberitaan media <em>online</em> yang menulis berita ini dengan judul:”<em>Gubernur NTT minta seluruh OPD Perkuat Komunikasi Publik agar program dan capaian kerja diketahui luas.” </em>Dalam acara itu gubernur  menekankan pentingnya memperkuat komunikasi publik agar masyarakat mengetahui berbagai program dan capaian pembangunan yang telah dilakukan pemerintah. Hal ini dikarenakan sudah banyak program kerja yang dilakukan pemerintah provinsi dalam setahun kepemimpinan Melki – Johni namun belum banyak diketahui publik. Saat itu Melki juga menyampaikan program prioritas seperti NTT Mart, <em>One Village One Product</em> (OVOP), dan <em>Gerakan Beli NTT</em> harus dikawal secara serius agar berjalan maksimal.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/pentingnya-memperkuat-komunikasi-pubblik-lebih-jauh-tentang-sambutan-gubernur-ntt-pada-pelantikan-pejabat/">Pentingnya Memperkuat Komunikasi Publik (Lebih Jauh Tentang Sambutan Gubernur NTT pada Pelantikan Pejabat)</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kotbah Minggu Prapaskah IV : Sakramen Bola Dan Sukacita Pertobatan</title>
		<link>https://kabarntt.id/humaniora/kotbah-minggu-prapaskah-iv-sakramen-bola-dan-sukacita-pertobatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2025 23:14:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humaniora]]></category>
		<category><![CDATA[Eltari Memorial Cup]]></category>
		<category><![CDATA[Germanus Atawuwur]]></category>
		<category><![CDATA[Sakramen Bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=26995</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh Germanus Susa Atawuwur Bapa, ibu, saudara, saudari yang terkasih, hari ini adalah Minggu IV&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/humaniora/kotbah-minggu-prapaskah-iv-sakramen-bola-dan-sukacita-pertobatan/">Kotbah Minggu Prapaskah IV : Sakramen Bola Dan Sukacita Pertobatan</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh Germanus Susa Atawuwur</p>
<p>Bapa, ibu, saudara, saudari yang terkasih, hari ini adalah Minggu IV masa pra paskah. Minggu ini diperingati sebagai Minggu Laetare atau Minggu Sukacita. Kalau di masa Adven disebut Minggu Gaudete. Sebagai symbol sukacita maka pada perayaan ini, musik gerejani dapat dimainkan dengan sederhana. Altar boleh dihiasi dan pastor mengenakan kasula berwarna pink.</p>
<p>Sampai di sini, saya ingat chat teman saya, Tony Kleden, jurnalis kawakan NTT:”Nanti kami tunggu renungan hari Minggu berjudul Sakramen Bola dari ama Germanus.” Ahirnya minggu ini saya menulis renungan dengan judul:”Sakramen Bola dan Sukacita Pertobatan.”</p>
<p>Saudara-saudara, mengapa harus Sakramen Bola? Saya coba mengurainya melalui pertandingan semi final El Tari Memorial Cup ke-33 antara kesebelasan Persebata Lembata vs Perse Ende. Laga itu masih menyisakan beraneka komentar dan ulasan yang bernas. Berikut, saya kutip Ina Fince Bataona dalam akun facebooknya:”Ketika waktu hampir habis dan Lembata berada di ujung tanduk, mereka memilih untuk tidak menyerah pada keadaan. Cesar Making yang baru masuk di menit ke-83, menciptakan moment perlawanan yang monumental. Dua golnya di menit ke-94 dan 117 menjadi manifestasi dari keberanian menghadapi keterbatasan.</p>
<p>WePertandingan yang menarik dan menegangkan itu pun usai. Pluit panjang tanda berakhirnya pertandingan serentak disambut sukacita sorak sorai dan euforia oleh supporter Lomblen Mania di pinggir stadion Oepoi. Mereka bernyanyi penuh sukacita: Baleoooooo…..Baleoooooo. –</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/humaniora/kotbah-minggu-prapaskah-iv-sakramen-bola-dan-sukacita-pertobatan/">Kotbah Minggu Prapaskah IV : Sakramen Bola Dan Sukacita Pertobatan</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menebak Putusan PHPU Kabupaten Belu</title>
		<link>https://kabarntt.id/opini/menebak-putusan-phpu-kabupaten-belu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[KabarNTT.ID]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Feb 2025 06:28:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Germanus Atawuwur]]></category>
		<category><![CDATA[PHPU Belu]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Belu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarntt.id/?p=26574</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh Germanus Attawuwur Pemilihan Kepala Daerah serentak telah usai. Kepala-kepala Daerah yang sudah dilantik tanggal&#160;[&#8230;]</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/menebak-putusan-phpu-kabupaten-belu/">Menebak Putusan PHPU Kabupaten Belu</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh Germanus Attawuwur</p>
<p>Pemilihan Kepala Daerah serentak telah usai. Kepala-kepala Daerah yang sudah dilantik tanggal 20 Februari 2025 sedang mengikuti kegiatan retret di Magelang. Sementara itu Kepala Daerah yang tersisa masih harus berjibaku dengan waktu untuk mengikuti proses sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkama Konstitusi. Proses sidang PHPU di MK hingga tulisan ini diturunkan, masih berlangsung.</p>
<p>Di antara sekian banyak sidang perselisahan hasil pemilihan umum, terdapat juga sidang PHPU Kabupaten Belu. Laporan yang disampaikan ke Mahkama Konstitusi adalah bahwa calon wakil bupati nomor urut 1 diduga tidak memenuhi syarat pencalonan sebagaimana yang diamanatkan dalam Pasal 7 ayat (2) huruf g jo Pasal 45 ayat (2) huruf b point 8. Pasal 7 ayat (2) huruf g mengatur bahwa Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur, Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, serta Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: tidak pernah sebagai terpidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap atau bagi mantan terpidana telah secara terbuka dan jujur mengemukakan kepada publik bahwa yang bersangkutan mantan terpidana; Sedangkan Pasal 45 ayat (1) mengatur bahwa Pendaftaran pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur, pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, serta pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota disertai dengan penyampaian kelengkapan dokumen persyaratan.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id/opini/menebak-putusan-phpu-kabupaten-belu/">Menebak Putusan PHPU Kabupaten Belu</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://kabarntt.id">Kabar NTT</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
