Kotbah Minggu Prapaskah IV : Sakramen Bola Dan Sukacita Pertobatan

721352324963e860e5345eddfa83321c58fd41c5e688b9bf553406c08f736d46.0

Oleh Germanus Susa Atawuwur

Bapa, ibu, saudara, saudari yang terkasih, hari ini adalah Minggu IV masa pra paskah. Minggu ini diperingati sebagai Minggu Laetare atau Minggu Sukacita. Kalau di masa Adven disebut Minggu Gaudete. Sebagai symbol sukacita maka pada perayaan ini, musik gerejani dapat dimainkan dengan sederhana. Altar boleh dihiasi dan pastor mengenakan kasula berwarna pink.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Sampai di sini, saya ingat chat teman saya, Tony Kleden, jurnalis kawakan NTT:”Nanti kami tunggu renungan hari Minggu berjudul Sakramen Bola dari ama Germanus.” Ahirnya minggu ini saya menulis renungan dengan judul:”Sakramen Bola dan Sukacita Pertobatan.”

Saudara-saudara, mengapa harus Sakramen Bola? Saya coba mengurainya melalui pertandingan semi final El Tari Memorial Cup ke-33 antara kesebelasan Persebata Lembata vs Perse Ende. Laga itu masih menyisakan beraneka komentar dan ulasan yang bernas. Berikut, saya kutip Ina Fince Bataona dalam akun facebooknya:”Ketika waktu hampir habis dan Lembata berada di ujung tanduk, mereka memilih untuk tidak menyerah pada keadaan. Cesar Making yang baru masuk di menit ke-83, menciptakan moment perlawanan yang monumental. Dua golnya di menit ke-94 dan 117 menjadi manifestasi dari keberanian menghadapi keterbatasan.

WePertandingan yang menarik dan menegangkan itu pun usai. Pluit panjang tanda berakhirnya pertandingan serentak disambut sukacita sorak sorai dan euforia oleh supporter Lomblen Mania di pinggir stadion Oepoi. Mereka bernyanyi penuh sukacita: Baleoooooo…..Baleoooooo. –

Pos terkait