Pemda Manggarai Barat Tangani Sampah Mulai Dari RT

mabar rapat sampah

LABUAN BAJO kabarntt.id–Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Provinsi NTT, melakukan koordinasi penanganan sampah di tingkat RT di Kelurahan Labuan Bajo, Minggu (16/1/2022).

Bentuk perhatian tersebut diawali dengan diskusi dan koordinasi yang dihadiri seluruh RT/RW di Kelurahan Labuan Bajo, lurah, camat dan dinas-dinas terkait yang ada di Kota Labuan Bajo.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, selaku pemimpin rapat fokus pada isu kebersihan Kota Labuan Bajo dan pendataan warga pendatang.

“Penanganan sampah selama ini belum maksimal. Karena itu berkaitan dengan kendala yang dihadapi setiap RT, harus dibicarakan di forum ini,” kata Edi Endi.

Menurutnya, kebersihan merupakan tanggung jawab Bersama. Karena itu dirinya mengajak para RT dan lurah, juga camat untuk bertanggung jawab atas kebersihan di lingkungan.

Selain isu kebersihan, Edi Endi juga menekankan agar para ketua RW dan RT mengoptimalkan perannya melakukan pendataan bagi warga pendatang yang masuk di Kota Labuan Bajo. Hal itu dilakukan untuk menekan dan meminimalisir tindak kriminal di Labuan Bajo.

Sesi diskusi tersebut terpantau aman dan lancar. Beberapa ketua RT dan pegiat lingkungan menyuarakan usul, kendala dan saran.

Di antaranya Ketua RT 018, Muhamad Dahlan, yang melaporkan kendala yang dihadapi antara lain berkaitan dengan sampah. Masyarakat kurang disiplin dan tidak memiliki kesadaran penuh soal sampah. Terutama para pengunjung datang nongkrong di wilayahnya.

“RT saya letaknya berada di pesisir pantai, banyak pengunjung menikmati suasana pantai bahkan menenggak minuman keras. Setelah pulang sampah sisa aktivitas mereka dibiarkan berserakan,” keluh Dahlan.

Selain sampah, Dahlan juga mengakui masih banyak warga pendatang yang belum lapor ke RT. Terutama warga pendatang yang menempati kos-kosan.

Oleh karena itu Dahlan mengusulkan agar pemda Mabar menyiapkan satgas khusus untuk melakukan patroli dan mengontrol setiap RT/RW di Labuan Bajo.

Sementara itu, Kurniadi Ketua RT 03 Kelurahan Labuan Bajo, mengusulkan agar ada koordinasi antara warga dan pegawai pengangkut sampah. Sehingga jadwal angkut sampah dan jam buang sampah bisa diatur.

Sementara itu tantangan soal sampah di wilayahnya adalah sampah yang dihasilkan dari kapal-kapal wisata yang cukup signifikan.

“Karena itu saya mengusulkan agar adan sinergi bersama soal sampah dengan pihak Syahbandar Pelabuhan Labuan Bajo. Pihak kapal diberi penegasan-penegasan disiplin sampah saat melakukan pengurusan clearance kapal,” ujar Kurniadi.

Menanggapi berbagai usulan para ketua RT tersebut, Bupati Edi Endi mengatakan akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar memaksimalkan fasilitas penanganan sampah ini. Pemda juga telah menyiapkan Perda beserta sanksinya berkaitan dengan penangan sampah.

Bupati Edi Endi berpesan agar kebersihan, keamanan dan toleransi di Kota Labuan tetap terkendali dengan baik, sehingga minat wisatawan yang datang ke Labuan Bajo semakin tinggi.

“Makin banyak wisatawan yang datang ke Manggarai Barat itu menjadi berkat untuk kita semua,” cetusnya.

Menutup sesi diskusi tersebut Edi Endi menyarankan agar pertemuan serupa akan dijadwalkan dengan baik, sehingga berbagai persoalan dan isu-isu di akar rumput mampu terjawab. (obe)

Pos terkait