KUPANG kabarntt.id—Warga Kecamatan Oebobo, Kota Kupang umumnya meminta perbaikan jalan, lampu jalan dan bantuan UMKM (usaha mikro kecil dan menengah).
Permintaan ini diutarakan warga kepada anggota DPRD Kota Kupang, Tellendmark J Daud, yang selama beberapa hari melakukan reses tahap II tahun 2021-2022 di daerah pemilihannya, yakni Kecamatan Oebobo.
Tellend yang dihubungi media ini, Minggu (27/2/2022), mengatakan selama enam hari reses berturut-turut di Kecamatan Oebobo, warga lebih fokus meminta agar infrastruktur jalan yang rusak cukup parah segera diperbaiki. Juga lampu jalan karena banyak lorong, jalan, gang yang gelap. Warga juga menyoroti tempat penampungan sampah yang kurang sehingga masyarakat membuang sampah sembarangan di lokasi-lokasi kosong.
“Banjir yang terjadi di Kota Kupang sangat jelas itu karena sampah yang cukup banyak yang berserakan di setiap jalan di Kota Kupang, Karena itu dinas terkait tolong lebih peka dan harus tepat waktu untuk angkut, jangan sampai satu minggu atau 1 bulan dulu baru diangkut. Yang jelas selain mengakibatkan tersumbatnya drainase, juga mengakibatkan bau di sepanjang jalan yang mengakibatkan penyakit di tengah masyarakat seperti diare dan BDB,” jelas Tellend, anggota DPRD Kota Kupang dari Fraksi Golkar ini.
Lebih lanjut anggota Komisi II DPRD Kota Kupang ini mengatakan, masyarakat juga meminta bantuan dana untuk usaha kecil demi pemulihan ekonomi akibat dampak Covid-19 khusus yang terjadi di Kota Kupang.
“Tidak dipungkiri ya, bahwa perekonomian kita terancam akibat pandemi Covid-19. Sehingga untuk memperbaikinya kita harus memberdayakan usaha-usaha kecil dan menengah. Pasti dengan bantuan dana atau stimulan mereka dapat bangkit kembali,” imbuhnya.
Reses hari terakhir dilakukan mantan Ketua DPRD Kota Kupang itu, Sabtu (26/2/2022), di RT 09 RW 03 di Kelurahan TDM II, Kecamatan Oebobo Kota Kupang.
Dalam setiap kali reses, Tellend selalu menghimbau agar masyarakat tetap dengan protokol kesehatan yang ketat mengingat kasus Covid-19 di Kota Kupang meningkat cukup signifikan.
“Kasus Covid-19 di Kota Kupang cukup tinggi, sehingga jika masyarakat keluar rumah, tolong dengan prokes yang ketat agar tidak tambah banyak lagi yang terpapar,” pintanya. (np)







