KUPANG kabarntt.id—Kalangan DPRD Kota Kupang berharap agar pencairan dana ini tepat sasaran. Dana bantuan pemerintah pusat ini sudah ditransfer ke rekening Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masing-masing kabupaten/kota yang terdampak sejak Januari 2022 lalu.
Di Kota Kupang dana bantuan ini sudah dicairkan untuk warga terdampak di lima kelurahan.
Anggota DPRD Kota Kupang, Alfred Djami Willa, Jumat (8/4/2022), lewat chat whatshapnya menyampaikan harapannya agar pencairan dana seroja tepat sasaran dan masyarakat yang belum terakomodir bisa diakomodir.
“Tentunya harapan saya ialah dana seroja tepat sasaran. Artinya benar-benar warga yang terdampak oleh badai siklon seroja sebagai penerima karena merupakan hak mereka. Kami tetap mendorong agar semuanya berjalan lancer,” tegas Alfred.
Menurut wakil rakyat dari Partai Golkar ini, masih banyak warga terdampak yang belum terakomodir dan banyak nama penerima yang dicoret dengan berbagai alasan.
“Masih banyak saudara-suadara kita yang benar-benar terdampak tapi belum terakomodir. Ada sekitar 184 KK yang namanya dicoret karena sudah mendapat bantuan bedah rumah, meninggal dan lain sebagainya. Itu bisa membantu keluarga yang terdampak tapi namanya belum keluar. Ya, memang harapan masyarakat agar dengan bantuan ini bisa memperoleh hunian yang layak, artinya dana yang ada dimanfaatkan benar-benar untuk memperbaiki tempat tinggal yang rusak akibat badai seroja,” jelas Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Kupang ini. (np)







