KPK Ajak Media Siber Kampanye Lawan Korupsi

Jakarta JMSI

JAKARTA kabarntt.id— Upaya memberantas praktik korupsi dalam berbagai wujud sesungguhnya adalah tugas suci semua warga negara. Tanpa terkecuali.

Karena itu sudah sepantasnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjadi leading sector dalam pemberantasan korupsi di Indonesia mengundang dan melibatkan sebanyak mungkin stakeholder atau pemangku kepentingan di tanah air.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Demikian dikatakan Ketua KPk, Komjen (Pol) Firli Bahuri, dalam pertemuan dengan Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Teguh Santosa, di Jakarta Selatan, Minggu (23/8/2020).

Dalam pertemuan itu, Teguh  didampingi Sekjen JMSI, Mahmud Marhaba, Bendahara, Dede Zaki Mubarok, Ketua Bidang Kerjasama Antar Lembaga, Jayanto Arus Adi, dan staf Sekretariat, Denny N. JA.

Media massa berbasis internet atau media siber, kata Firli, adalah elemen masyarakat yang amat penting di tengah perubahan landscape komunikasi yang semakin terbuka dan meluas.

“Di era ini media siber adalah alat kampanye yang efektif untuk mendiseminasi program literasi antikorupsi di semua tingkatan masyarakat,” kata Firli yang juga pernah menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan dan Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri.

Firli pernah menduduki posisi Deputi Penindakan KPK pada periode 2018-2019. Sebagai orang lama di KPK ia memahami semacam dilema di lembaga anti rasuah itu, yakni antara mengedepankan penindakan atau pencegahan.

Menurutnya, yang harus dilakukan KPK sesungguhnya bukan mengedepankan salah satu aspek dan menomorduakan aspek lain. Melainkan mengerjakan keduanya dengan efort yang sama. Plus, di saat bersamaan juga mendorong agar aspek pendidikan dan kampanye antikorupsi bisa lebih efektif.

Pos terkait