KEFAMENANU kabarntt.id – Sebanyak 90 Kepala Keluarga (KK) masyarakat Dusun II, Desa Oetalus, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya dapat menikmati layanan listrik.
Penantian panjang puluhan tahun itu terjawab usai launching penyalaan listrik masuk dusun perdana, Senin (27/2/2023).
Resminya aliran listrik PLN bagi 90 KK di Dusun II, Desa Oetalus ini, ditandai dengan penyalaan perdana yang dilakukan oleh Manager PLN ULP Kefamenanu, Made Darsika.
Kepada awak media usai launching penyalaan perdana, Made Darsika menuturkan PLN memiliki program yang namanya Listrik Dusun (Lisdus) yang dimkasudkan agar aliran listrik PLN bisa menjangkau semua dusun di wilayah Kabupaten TTU.
Menurut Made, sejauh ini pihaknya sementara melakukan pendataan terhadap dusun-dusun yang ada di TTU yang belum dialiri aliran listrik.
“Kita akan kirimkan suratnya ke semua kepala desa agar dapat diisi formnya. Dan kita harapkan jika tidak ada hambatan maka program Lisdus ini akan tuntas di tahun 2024 mendatang,” ucapnya.
Lebih lanjut Made mengatakan, sesuai data sementara, kurang lebih ada 300 dusun di TTU yang belum mendapatkan aliran listrik.
“Untuk data sementara jumlah dusun yang belum mendapat aliran listrik kurang lebih 300, tapi ini masih dalam taraf pendataan sehingga data ini masih bisa berubah,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Penjabat Kepala Desa Oetalus, Maidin Kosepa, mengungkapkan limpah terima kasih dan syukur karena warganya sudah dapat menikmati aliran listrik setelah sekian puluh tahun.
Maidin menambahkan, pada saat penyalaan perdana, banyak ibu-ibu menitikkan air mata.
“Warga di Dusun II Desa Oetalus ini sudah merindukan adanya listrik berpuluh-puluh tahun dan puji Tuhan karena pada hari ini kerinduan itu terjawab. Tadi saat penyalaan perdana banyak ibu-ibu menitikkan air mata,” kata Maidin.
Maidin juga menyampaikan terima kasih kepada pihak PLN ULP Kefamenanu yang telah banyak membantu hingga warganya dapat merasakan aliran listrik.
Hingga saat ini, katanya, masih ada sekitar 30 KK di desanya yang belum mendapatkan layananan listrik. Namun pihaknya sudah mendata semua KK dimaksud dan akan diperjuangkan agar dalam waktu dekat aliran listrik dapat menjangkau 30 KK tersebut.
“Masih ada sekitar 30 KK yang belum mendapatkan layanan listrik, dan kita sudah programkan agar dalam waktu dekat aliran listrik ini dapat menjangkau 30 KK tersebut,” tutupnya. (siu)
Listrik Masuk Dusun, Ibu-ibu Menangis Haru







