Penularan Covid-19, Awas Klaster Keluarga

sumtim jenazah covid 19 1

JAKARTA kabarntt.id— Penambahan kasus virus corona setiap hari masih dilaporkan di sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Berdasarkan data Worldometers, Selasa (8/9/2020), jumlah kasus virus corona di seluruh dunia telah mencapai lebih dari 27,5 juta.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Sementara di Indonesia, berdasarkan data covid19.go.id, kasus virus corona hingga kemarin telah mencapai 200.035.

Epidemiolog Griffith University, Dicky Budiman, mengungkapkan salah satu klaster yang dapat dengan cepat menyebarkan Covid-19 adalah klaster keluarga.

Menurutnya, hal tersebut tampak sejak awal pandemi global ini terjadi. “Kontribusi klaster keluarga dari berbagai negara sangat tinggi. Rata-rata lebih dari 50 persen,” kata Dicky saat dihubungi kompas.com, Senin (7/9/2020) malam.

Ia mencontohkan, di China dan Amerika Serikat, klaster keluarga menyumbang 50 hingga 80 persen atas penyebaran infeksi virus corona. “Jadi (klaster keluarga berkontribusi) sangat tinggi,” tutur dia

Dicky memprediksi hal ini juga terjadi di Tanah Air. Tapi kelemahannya terletak pada belum dilakukannya testing secara masif dan agresif. Sehingga, memperbanyak pengetesan dan pelacakan kasus harus dilakukan di Indonesia.
Dicky mengungkapkan, kasus infeksi virus corona di lingkup keluarga terjadi dikarenakan adanya kontak sosial yang erat.

Faktor kedekatan cenderung membuat anggota keluarga sangat mengabaikan protokol kesehatan. “Itu yang menyebabkan menjadi sangat cepat dan mudah menular,” jelas dia.

Dicky mengimbau setiap orang untuk menerapkan protokol kesehatan dan mencegah penyebaran virus Covid-19.

Pos terkait