Persiapan KTT ke-42 ASEAN, Menkominfo Ajak Media Perkuat Multiplying Effect Keketuaan Indonesia

mabar ktt2
Kiri ke kanan: Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, Kepala Staf Kepresidenan Indonesia Moeldoko, dan Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ni Wayan Giri Adnyani pada acara Makan Malam dan Diskusi Bersama Persiapan KTT ke-42 ASEAN di Labuan Bajo, Selasa (2/5/2023)

LABUAN BAJO kabarntt.id—Jelang penyelenggaraan KTT ke-42 ASEAN, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate, mengajak media nasional dan media lokal untuk ikut serta mendorong promosi acara dan pariwisata di Labuan Bajo.  Hal tersebut diharapkan akan memperkuat multiplying effect, tidak hanya bagi Labuan Bajo, namun kawasan Nusa Tenggara Timur secara luas.

Ajakan tersebut disampaikan pada kegiatan Media Gathering dan Kunjungan Jurnalistik Persiapan KTT ke-42 ASEAN di Labuan Bajo, 2–3 Mei 2023. Sebanyak 28 Pemimpin Redaksi diajak untuk mengikuti kegiatan Media Gathering dan 26 jurnalis yang mengikuti kegiatan kunjungan jurnalistik, baik dari media nasional maupun media lokal.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Tentu kita berharap bahwa efeknya akan ke kawasan NTT, tentu sangat ditentukan dari bagaimana ini dipromosikan dan bagaimana transmisinya. Peran media nasional, serta khususnya media lokal, diperlukan untuk mentransmisikannya di Nusa Tenggara Timur. Seperti hari ini, rekan-rekan media diundang untuk datang melihat persiapannya. Saya harap media lokal juga dapat aktif sehingga secara reaktif mengambil gambaran di dalamnya,” ujar Menkominfo Johnny saat Makan Malam dan Diskusi Bersama Persiapan KTT ke-42 ASEAN di JHotel Jayakarta, Labuan Bajo, Selasa  (2/5/2023) malam.

Hadir pula pada kegiatan tersebut Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, dan Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ni Wayan Giri Adnyani, yang menjelaskan perihal harapan untuk memperkuat positioning dan destinasi pariwisata superprioritas di Indonesia.

“Peran media adalah untuk menekankan positioning Indonesia. Media memegang peran sentral menyambungkan substansi dengan masyarakat maupun masyarakat global maupun internasional,” terang Moeldoko.

Ni Wayan Giri menambahkan, terpilihnya Labuan Bajo merupakan keputusan nasional mengingat lokasi tersebut masuk ke dalam destinasi superprioritas yang sedang dikembangkan Indonesia. Untuk semakin menarik para pengunjung, ​​Kemenparekraf berencana mengadakan festival yang melibatkan 40 UMKM lokal sebagai side event pada 7 Mei mendatang.

“Dengan adanya event ini, kita berharap Indonesia tidak hanya Bali, tapi masih banyak destinasi-destinasi yang berkualitas yang ada di luar Bali, salah satunya adalah Labuan Bajo,” ujar Ni Wayan Giri. (sipers kemenkominfo)

Pos terkait