KEFAMENANU kabarntt.id – Harga beras di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kini mengalami kenaikan drastis hingga tembus rp 16.500 beberapa pekan terakhir ini.
Pantauan media ini pada Jumat, 27 Oktober 2023, kenaikan harga beras di Kabupaten TTU ini bervariatif.
Untuk jenis beras premium, harga per kilogram sudah tembus rp 16.500, sementara untuk jenis beras medium, harganya berkisar di rp 14.000, rp 14.500 dan 15.000.
Bupati Timor Tengah Utara, Drs. Djuandi David saat ditemui awak media, Senin (30/10/2023) mengaku harga beras saat ini memang sedang mengalami kenaikan.
Untuk itu kata Juandi, pihak pemerintah juga terus berupaya melakukan hal-hal yang dapat membantu masyarakat dari lonjakan harga beras itu.
Menurut Juandi, saat ini Pemerintah sudah melakukan kerjasama dengan pihak Perum Bulog untuk terus megadakan kegiatan pasar murah di Daerah itu.
Menurutnya, pasar murah itu akan dilakukan setiap Minggu sebagai langkah untuk membantu masyarakat dan menekan harga beras di pasaran yang kian melonjak naik.
“Kita juga ada kerja sama dengan Bulog untuk setiap minggu itu satu dua kali di Ibu Kota Kabupaten atau di Kecamatan ada pasar murah. Terutama itu sembako dan terutama beras untuk menetralisir harga beras,” tutupnya. (Siu)







