KEFAMENANU kabarntt.id – Dalam rangka penanganan dan pencegahan stunting, Bidang Bina PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menyelenggarakan workshop pencegahan stunting.
Terselenggaranya kegiatan tersebut berkat bantuan kemitraan pemerintah daerah dengan Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (BP PAUD) dan Pendidikan Masyarakat (DIKMAS) Provinsi Nusa Tenggara Timur dan juga Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Timor Tengah Utara.
Workshop tersebut berlangsung di Aula Lantai 2 Hotel Ariesta, Kelurahan Kefamenanu Tengah, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten TTU, Jumat (06/12/2020).
Peserta workshop pencegahan stunting tersebut merupakan 25 desa lokus stunting di mana sasarannya kepada 25 orang pendidik PAUD dan 25 orang tua murid.
Selama kegiatan tersebut berlangsung, peserta tidak mengabaikan protokol kesehatan.
Kegiatan workshop pencegahan stunting dibuka Asisten 1 Setda TTU, Yosef Kuabib, S. Sos.
Dalam kegiatan tersebut, terdapat 4 pemateri yang memaparkan materi masing-masing terkait stunting.
Empat pemateri itu yakni Kepala Dinas Kesehatan TTU, Thomas Laka, Plt. Dinas PKO, Yosef Luis Mokos, Ibu Yosefina Nainatu dan Yasinta Sba’at.
Kepada kabarntt.id, usai workshop Maria Ermalinda Kono, Kepala Bidang Bina PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga TTU, menuturkan bahwa peserta workshop pencegahan stunting tersebut berasal dari desa lokus stunting.
“Terkait kegiatan hari ini, kita workshop untuk pencegahan stunting kepada guru-guru Paud dan orang tua murid yang berasal dari desa-desa lokus stunting yang sebelumnya kita sudah berkoordinasi dengan dinas kesehatan.” tutur Ermalinda.







