BORONG kabarntt.id—Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Koprina menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2020, Rabu (24/3/2021) lalu di Aula Paroki Wae Rana, Kecamatan Kota Komba, Manggarai Timur.
Tema yang diusung dari kegiatan ini adalah ‘Memperkokoh Kebersamaan dan Partisipasi Anggota di Tengah Pandemi Guna Meningkatkan Produktivitas untuk Kesejahteraan Anggota’.
Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Manggarai Tmur, Drs. Jaghur Stefanus, Ketua KSP Koprina, Marselinus Anggu, wakil ketua, sekretaris bendahara dan keterwakilan anggota dari KSP Koprina.
Wabup Matim, Drs. Jaghur Stefanus, pada kesempatan itu mengatakan, sesuatu yang baik harus dimulai dengan awal yang baik. Pada akhirnya akan membuahkan hasil yang baik.
Mengapa Koperasi Unit Desa (KUD) yang kita kenal itu tidak bertahan lama? Hal ini karena pembiayaannya berasal dari pemerintah.
Sedangkan sumber biaya dari sebuah koperasi simpan pinjam berasal dari anggota yang sudah bergabung.
Jaghur menyebut beberapa aspek yang sangat penting dalam berkoperasi.
Pertama, melayani kebutuhan anggota dengan prosedur yang mudah. Kedua, bunganya kecil. Ketiga, memenuhi kebutuhan anggota yang lemah. Keempat, luput dari rentenir.
“Tantangan terbesar dalam sebuah koperasi adalah kurangnya kesadaran dari anggota untuk mengembalikan pinjaman tepat pada waktunya. Ini yang perlu diperbaiki ke depan,” katanya.
Saat ini, kata Jaghur, masih banyak masyarakat yang belum merasakan bahwa koperasi itu sangat penting dan sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.







