MAUMERE kabarntt.id—Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), Minggu (26/7/2020) pagi melepas ekspor sashimi tuna ke Jepang oleh PT Karya Cipta Buana Sentosa (KCBS) di Maumere.
Gubernur dan rombongan tiba di Bandara Frans Seda Maumere dalam kunjungan kerja hari pertama di Flores bagian timur. Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo Idong, Wakil Bupati Romanus Woga, beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Sikka menerima rombongan gubernur di Bandara Frans Seda.
Dari Bandara, Gubernur VBL langsung menuju PT KCBS di Wailiti, salah satu perusahan asing yang bergerak di sektor perikanan di Sikka.
“Hari ini seluruh dunia susah karena Covid-19, tetapi kita di Maumere ekspor tuna sashimi ke Jepang. Ini luar biasa,” kata Gubernur VBL ketika menggunting pita tanda melepas ekspor ke Jepang.
Sashime tuna yang dikirim ke Jepang sebanyak 12 ton. Beberapa waktu sebelumnya perusahaan ini juga mengirim 19 ton tuna ke Jepang.
Sebelumnya Gubernur VBL sempat menyaksikan proses pembuatan sashimi oleh karyawan PT KCBS. Gubernur bahkan mencicipi sashimi yang diproses itu. “God, bagus,” kata Gubernur VBL setelah mencicipi sashimi.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Sikka, Paulus Hilarius Bangkur, dalam penjelasannya di hadapan Gubernur VBL mengungkap potensi ikan di Kabupaten Sikka.
“Potensi ikan di sini luar biasa. Kita ikut arahan Pak Gub di Labuan Bajo agar Sikka menjadi daya ungkit perikanan di NTT. Kita siap,” kata Paulus.
Paulus menyebut di Sikka hasil tangkapan ikan para nelayan semakin meningkat. Tahun lalu saja, hasil tangkapan para nelayan sebanyak 16 ribu ton. “Konsumsi ikan kita di Sikka juga sudah meningkat. Kalau nasional 54 kg/orang/tahun, maka di Sikka 19kg/orang/tahun,” kata Paulus.







