Dari 44 pelaku usaha yang mengikuti kegiatan tersebut, lanjut Drajat, 20 difasilitasi oleh provinsi dan lainnya mandiri.
“Mereka hadir karena memang merasa butuh untuk segera ketemu dengan pelaku-pelaku usaha dari NTT sehingga total ada 150 termasuk dari NTT sekitar 100 lebih. Diharapkan nanti di akhir acara ini akan ada transaksi yang mendorong ekonomi kedua provinsi,” ujarnya. (ita)







