Dari Hambalang, Melki Johni Siap Eksekusi Program Prabowo

IMG 20250215 WA0009

“Tentu kita harus pertajam di daerah masing-masing sesuai dengan kondisi lapangannya dan juga memastikan bahwa postur anggaran di tingkat kabupaten, kota dan provinsi juga di kementerian lembaga itu juga betul-betul diorientasikan sebesar-besarnya bagi program pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Presiden menginginkan agar kajian atau perjalanan dinas ataupun hal-hal yang mungkin tidak punya korelasi langsung dengan masyarakat itu dikurangi. Ada juga beberapa hal yang tidak lagi bermanfaat untuk kemudian dihilangkan seperti studi banding dan sebagainya tapi beliau ingin agar program yang dirasakan langsung oleh masyarakat itu harus bisa dieksekusi. Semisal sekolah rusak, ya kita perbaiki atau bangun sekolah baru. Kalau rakyat butuh bibit kita kasih bibit, kalau butuh pupuk kita kasih pupuk,” jelas Melki.

Dijelaskan juga oleh presiden bahwa dengan penghematan dari kementrian, lembaga serta BUMN dan lainnya itu dana yang terhimpun sekitar Rp 700 triliun.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Dari dana tersebut beliau mendorong agar kita masuk kepada program hilirisasi,” katanya.

Delain Presiden Prabowo dan Sekjen Gerindra Ahmad Musani, tampil berbicara dalam forum itu Presiden RI ke 6, Susilo Bambang Yudhoyono.

“Pesan penting Pak SBY bahwa kita betul-betul satu hati satu visi dan juga kemudian bisa untuk menerjemahkan dalam tugas dan peran masing-masing dari setiap anggota KIM untuk kemudian bisa menyerap apa yang menjadi visi misi dan program Astacita Pak Prabowo. Khususnya terkait swasembada pangan, dan hilirisasi serta potensi pertanian, perikanan dan kelautan yang membuat bangsa ini bisa memiliki banyak kebanggaan yang bisa kita peroleh setelah kita bisa membuat produk yang kita punya itu bisa kita olah,” katanya.

Pos terkait