Gubernur NTT Buka Sidang Majelis BPD NTT Gereja Bethel Indonesia

ttu gbdi

“Ini suatu anugerah bagi kami, karena sidang ini teramat sangat bermartabat dan kami juga bersyukur karena dipercaya untuk melaksanakan kegiatan akbar ini,” tutur Pdt. Yosep.

Kesempatan yang sama, Ketua BPD GBI NTT, Pdt. Kirenius Bole, S.Th., M.Pd., mengatakan, fokus utama dalam Sidang MD II Khusus Gembala tahun ini yakni untuk semakin meningkatnya sinergitas antara gembala dan jemaat, masyarakat serta pemerintah.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Lebih lanjut, kata Pdt. Kirenius, dalam kegiatan ini terdapat 2 agenda utama yang dibahas, yakni penguatan organisasi serta program kerja serta anggaran GBI untuk 1 tahun ke depan.

“Salah satu programnya adalah saat ini kami sedang membangun gedung kantor BPD GBI NTT di Kupang, yang akan menjadi tanggung jawab dari semua gembala. Karena gedung itu akan menjadi pusat pelatihan bagi semua gembala di NTT, ” ucap Pdt. Kirenius.

Pdt. Kirenius juga berpesan kepada seluruh gembala yang mengikuti kegiatan tersebut agar mengikuti semua sesi dalam sidang tersebut dengan sungguh-sungguh.

Hal itu, lanjut Pdt. Kirenius, perlu untuk dilakukan sehingga peserta bisa lebih memahami apa yang menjadi tujuan dilaksanakannya sidang tersebut.

“Semua peserta diharapkan betul-betul mengikuti sidang ini dengan serius, sehingga bisa memahami tujuan dari persidangan ini, sehingga dapat mengimplementasikannya di Gereja masing-masing, ” harapnya.

Sementara Ketua Badan Pengurus Pusat (BPP) GBI, Pdt. Hengky So, M.Th., menuturkan, tema “Menjadi Gereja Sehat Yang Melakukan Penanaman Gereja” memiliki makna bukan untuk menjadi besar dan hebat, melainkan untuk memenangkan jiwa.

Pos terkait