BORONG kabarntt.id—Masyarakat Manggarai Timur heboh dengan kejadian tidak terpuji yang dilakukan Kepala Desa (Kades) Bamo, Kecamatan Kota Komba. Kades dengan inisial NN ini digerebek bersama seorang pensiunan polisi, Rabu (4/1/2023), dini hari sekitar pukul 01.00 Wita.
Warga menduga sang kades menggunakan uang dana desa untuk selingkuhannya. Sontak saja, aksi tak terpuji ini meramaikan jagat media sosial.
Saat digerebek NN sedang berduaan dengan selingkuhannya bernisial MYZ, warga Sere, Kelurahan Tanah Rata, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur. Penggerebekan dilakukan oleh suami MYZ dan keluarga perempuan.
Dalam laporan tertulis yang diterima media ini dari Kapolres Manggarai Timur, AKBP I Ketut Widiarta, SH, SIK, Msi, disebutkan bahwa Bhabinkamtibmas Kota Komba, Briptu Bayu Permadi, setelah mendapat pengaduan dari masyarakat langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
“Untuk mengantisipasi terjadinya aksi main hakim sendiri oleh masyarakat terhadap kedua pelaku, Bhabinkamtibmas langsung membawa keduanya di Polres Manggarai Timur,” kata Kapolres Manggarai Timur dalam laporan itu.
Tidak hanya itu, BN, salah satu dari tetangga MYZ di Kampung Sere mengatakan bahwa Kades Bamo ini sudah lama menjalin hubungan dengan MYZ.
“Belakangan ini suami MYZ menderita stroke, sehingga ada peluang besar bagi Kades Bamo untuk berhubungan dengan MYZ, ” ujar BN.
BN mengatakan, dia sering melihat NN datang rumah MYZ dan bahkan tidur di rumah itu.
BN berharap agar polisi bertindak profesional untuk menindaklanjuti laporan dari korban, sebab yang bersangkutan juga adalah pejabat publik.
Alexius Marianus Adu, SH, praktisi hukum yang berprofesi sebagai advokat mengatakan, kasus ini sungguh memalukan.
“Harus ditindak tegas. Pelaku pasti menggunakan dana desa untuk melakukan aksinya yang memalukan ini. Sebagai pejabat publik atau kepala desa, gaji yang diterima pasti dari anggaran dana desa,” kata Marianus.
Marianus juga meminta penyidik kepolisian Resort Manggarai Timur untuk menggunakan delik publik.
“Ini merupakan salah satu penyakit masyarakat yang harus ditertibkan,” tegasnya.
Kasus ini sudah ditangani Polres Manggarai Timur, dan kedua pelaku sudah ditahan.(adi)







