“Sehingga tiga desa itu bisa mendapatkan akses. Kemungkinan tahun 2028 kita tambah lagi dari dari Banain C ke Fatunaen dan ke Benfai,” ucapnya.
Ia menegaskan akan mengawal secara langsung proses pembahasan hingga penetapan anggaran pembangunan ruas jalan tersebut. Hal ini dilakukan agar alokasi anggaran yang telah diprioritaskan tidak mengalami perubahan hingga penetapan APBD Tahun Anggaran 2027.
Agustinus mengakui, perjuangan untuk menghadirkan pembangunan jalan di wilayah tersebut sudah berlangsung dalam kurun waktu yang sangat lama. Bahkan, ia mengaku merasa malu ketika bertemu masyarakat karena aspirasi mereka terkait pembangunan akses jalan belum juga terakomodasi.
Baginya, kebutuhan paling pokok dan mendesak masyarakat di wilayah tersebut adalah tersedianya akses jalan yang layak.
Karena itu, ia berharap komitmen pemerintah daerah dalam memprioritaskan pembangunan ruas jalan Faenake-Banain dapat diwujudkan pada tahun 2027 sehingga masyarakat tiga desa tersebut segera menikmati akses transportasi yang lebih baik. (Siu)







