Jokowi Menangis di Adonara, Flores Timur

Presiden Menangis di Adonara Copy

LARANTUKA kabarntt.id—Presiden Joko Widodo menangis ketika  menjejak dan menyaksikan kondisi dan trauma warga Desa Nele Lamadike, Kecamatan Ile Boleng, Flores Timur, Jumat (9/4/2021) petang.

Di Pulau Adonara, korban bencana alam yang terenggut nyawanya sebanyak 71 orang di sejumlah titik di tiga kecamatan. Lima orang belum ditemukan.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Ketika tiba di Desa Nele Lamadiken dan menyaksikan kondisi warga pasca tana longsor, Senin (5/4/2021) dini hari. Rupanya kondisi dan trauma warga di desa di lereng Gunung Ile Boleng ini membuat Jokowi meneteskan air mata.

Presiden menangis ketika turun dari mobil kepresidenan dan disambut histeris warga yang menantinya sepanjang hari. Kepala Negara melambaikan tangan menyambut respon masyarakat.

Terlihat beberapa  kali Jokowi mengusap mata menghapus air matanya. “Bapak Presiden menangis ketika disambut oleh masyarakat di Nele Lamadike. Beliau mengusap air matanya beberapa kali,” sebut Eman Ola warga Adonara Barat yang menyaksikan langsung kunjungan Presiden di Nele Lamadike, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur.

Usai meninjau lokasi bencana di Adonara, Jokowi  mengatakan, ketika melihat di lapangan memang keadaannya bebatuan, batu-baru besar yang sangat menyulitkan juga alat-alat berat. “Tetapi tadi sudah saya perintahkan agar terus dicari dan ditemukan yang masih hilang,” kata Jokowi.

Kepala Negara mengatakan, total korban yang meninggal dunia di Kabupaten Flores Timur mencapai 71 orang. “Khusus di Kabupaten Flores Timur yang meninggal dunia ada 71 orang,  dan masih dalam pencarian 5 orang, kita akan terus melakukan pencarian bagi korban yang belum ditemukan,” sebutnya.

Pos terkait