“Forkopimda juga turun ke sekolah, gerakan harus jalan bersama. Satu kesatuan gerak, kepala daerah dan Forkopimda. Ini yang perlu didesain secara baik. Walikota memimpin gerakan dan bila perlu melibatkan saya untuk turun ke sekolah-sekolah, saya sangat bersedia,” kata Gubernur VBL.
Gubernur juga menyerukan agar melakukan managemen sampah pada toko-toko, hotel dan restoran.
Kadis kebersihan dapat meminta bantuan pada mereka untuk dapat mengangkut sampahnya sendiri sampai pada tempat pembuangan akhir (TPA), sehingga pemerintah dapat fokus pada penanganan sampah rumah tangga. Jika dimanage dengan baik dia optimistis dalam 6 bulan Kota Kupang pasti bisa bersih.
Gubernur VBL juga mengingatkan, perlu dilakukan manajemen sampah dengan baik termasuk kebutuhan penanganan sampah di antaranya jumlah armada dan bak sampah yang diperlukan sampai pada penanganan sampah rumah tangga di tingkat RT/RW. (pkp_ans/ghe/den)







