Melki juga berharap agar obat-obat untuk gagal ginjal misterius diadakan di rumah-rumah sakit yang kasusnya ada dan akan secara berkala diadakan.
“Langkah ini juga merupakan langkah antisipasi kita. Jangan kasusnya sudah banyak baru kita bertindak, jadi kita bertindak dari awal memang supaya tidak terlalu berdampak luas nantinya,” kata Melki.
“Jadi kasusnya ada di mana kita akan arahkan distribusi ke situ dan kita akan minta Kemenkes semacam stok di daerah agar kalau ada kasus kita tinggal kirim dan menjadi kesempatan pertama untuk pengobatan dengan stok obat tadi,” serunya. (np)







