PAD TTU Tembus Rp54 Miliar, Bupati Minta OPD Genjot Pendapatan dan Perketat Pengawasan

IMG 20251205 150813

KEFAMENANU KABARNTT.ID — Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan mencapai Rp 54 miliar. Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait menggenjot pendapatan hingga akhir tahun anggaran sekaligus memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan program di lapangan.

Permintaan tersebut disampaikan Bupati saat memimpin apel Senin di Kefamenanu, Senin (12/10/2026). Ia berharap realisasi PAD hingga Desember 2026 dapat melampaui pencapaian tahun 2025, sehingga target pendapatan daerah pada tahun-tahun berikutnya juga bisa ditingkatkan.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Per tiga hari lalu, PAD kita dilaporkan oleh Pelaksana Harian (Plh.) Bapenda sebesar Rp 54 miliar. Kita harapkan hingga Desember nanti pencapaiannya bisa melampaui tahun 2025, sehingga target ke depan juga bisa melampaui target tahun 2026 ini,” ujarnya.

Ia menegaskan, pencapaian target PAD membutuhkan kerja sama dan dukungan seluruh OPD, terutama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), agar upaya peningkatan pendapatan daerah dapat berjalan optimal.

Selain mendorong peningkatan PAD, Bupati juga meminta OPD yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan program dan kegiatan di lapangan untuk meningkatkan pengawasan secara langsung.

OPD seperti Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, dan Dinas Peternakan diminta tidak hanya mengandalkan laporan, tetapi juga turun langsung memeriksa kondisi riil di lapangan.

Menurut Bupati, pengawasan langsung diperlukan untuk memastikan setiap pekerjaan dilaksanakan sesuai perencanaan dan target yang telah ditetapkan. Dengan demikian, potensi penyimpangan dan kelalaian dalam pelaksanaan program dapat diketahui lebih awal.

Pos terkait