Haryantana mengatakan, yang bersangkutan atau kasus 021 merupakan seorang wanita berumur 28 tahun dan berasal dari Desa Karipi, Kecamatan Matawai Lapau.
Terpaparnya kasus 021 karena telah melakukan kontak dengan kasus 020 pada tanggal 3 September saat kegiatan posyandu di wilayah tersebut.
“Dipastikan terpapar pada saat kegiatan posyandu tanggal 3 September yang dilakukan di wilayah Karipi. Kami juga sudah melakukan penjemputan terhadap 021 beserta anaknya yang berumur 10 bulan, dan kami sudah menyiapkan ruang khusus untuk kasus 021 karena merupakan ibu menyusui,” kata Haryantana.
Menurutnya, dalam menyikapi permasalahan kasus positif 021 tersebut, hari ini tim tracing sudah turun di wilayah Karipi untuk pelacakan dan pengambilan swab terhadap yang melakukan kontak erat dengan kasus 021.
Dan tim tracing sudah mendapat informasi dari puskesmas bahwa ada sekitar 30 orang lebih yang sempat melakukan kontak dengan kasus 021.
“Kami mendapat informasi yang diperoleh dari teman-teman di puskesmas tadi malam bahwa yang kontak erat dengan yang bersangkutan mencapai 30 orang dan sudah dianjurkan untuk melakukan swab,” imbuhnya.
Untuk di ketahui sampel swab yang belum diperiksa mencapai 179 sampel dan menunggu hasil pemeriksaan. (np)







