Penjabat Walikota Kupang Evaluasi Gerakan Pungut Sampah Oleh ASN

Gubernur NTT Viktor Laiskodat saat melantik Fahrensy P Funay

KUPANG kabarntt.id—Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, Selasa (22/8/2023), melantik   Fahrensy Priestly Funay, S.E., M.Si menjadi Penjabat WalikKota Kupang, menggantikan George Hadjoh  yang sudah selesai masa jabatannya.

Acara pelantikan di Aula El Tari Kantor Gubernur NTT ini dihadiri para pejabat di Pemkab Kupang, provinsi, anggota Forkompimda Kota Kupang dan juga anggota keluarga serta para ASN di Kota Kupang.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Acara pelantikan tersebut diawali dengan pembacaan Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 100.2.1.3 – 3214 Tahun 2023 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Penjabat Walikota Kupang, Provinsi NTT, yang dibacakan oleh Plt. Kepala Biro Pemerintahan Sekretariat  Daerah Provinsi NTT, Stefanus Surat.

Setelah pembacaan Keputusan Menteri Dalam Negeri RI, acara  dilanjutkan dengan pengucapan janji jabatan yang dipandu langsung oleh Gubernur Viktor Laiskodat dan diikuti dengan pengukuhan oleh rohaniawan Pdt. Anthoneta  Rahakbauw Mapussa S.Th.

Ketika menyerahkan Keputusan Menteri Dalam Negeri kepada Penjabat Wali Kota Kupang di ruang kerja gubernur, Gubernur Viktor Laiskodat meminta Penjabat Walikota Kupang untuk menjaga tatanan dan kestabilan ekonomi Kota Kupang.

“Bapak Fahrensy sebelumnya menjadi Sekretaris Daerah Kota Kupang dan kini dilantik sebagai Penjabat Walikota Kupang. Saya berikan selamat dan apresiasi untuk hal tersebut,” ujar Gubernur Viktor.

“Tentunya dengan kepercayaan yang diberikan ini kita minta untuk menjalankan tanggung jawab dengan baik mulai dari menjaga dan mengembangkan Kota Kupang. Harus dijaga kebersihan, penataan lingkungan dan keindahan kota,” pinta Gubernur Viktor.

Gubernur Viktor  mengatakan, ciri dari sebuah kota adalah memiliki sektor jasa untuk meningkatkan ekonomi. Maka dari itu, kebersihan dan keindahan serta tatanan kota harus diperhatikan dengan baik.

“Ciri khas sebuah kota itu adalah punya sektor jasa untuk peningkatan ekonomi. Kebersihan dan keindahan serta tatanan yang baik akan memberikan dukungan terhadap sektor jasa dan tentu akan memberikan penilaian positif bagi siapa saja yang datang ke Kota Kupang,” katanya.

Gubernur Viktor juga mendorong  Penjabat Walikota bisa menjaga kestabilan ekonomi khusus kebutuhan masyarakat di pasar. Kerja sama dengan pemerintah Kabupaten, kata dia, perlu ada untuk pemenuhan kebutuhan dalam kerangka pengendalian inflasi.

“Saya mengharapkan agar menjaga kestabilan ekonomi terkhususnya untuk kebutuhan masyarakat yang ada di pasar-pasar. Kita harapkan bisa kerja sama dengan kabupaten yang lain untuk pemenuhan kebutuhan serta mampu mengendalikan inflasi,” jelasnya.

Usai dilantik Fahrensy Funay mengatakan akan melakukan pertemuan dengan pimpinan OPD agar mengevaluasi program yang sudah ada hingga melanjutkan beberapa program.

“Tugas penjabat itu terbatas. Apa yang sudah dibuat ini kita terus tingkatkan, intinya apa yang perlu kita tingkatkan,” kata Fahrensy.

Fahrensy juga mengakomodir saran Gubernur Viktor agar aspek kebersihan, penerangan hingga keharmonisan di Kota Kupang bisa dilanjutkan.

Dia juga menyentil gerakan pungut sampah oleh pegawai di Kota Kupang yang selama ini diprogramkan George Hadjoh. Menurutnya, kebijakan itu akan dievaluasi sehingga gerakan pungut sampah berlangsung pada waktu-waktu tertentu saja.

“Pungut sampah pekerjaan moral, dikerjakan orang yang bermoral itu memberikan edukasi ke masyarakat. Pungut sampah tetap pungut sampah, tapi waktunya kita cari yang tepat supaya pelayanan kemasyarakatan tidak terbengkalai,” katanya.

Ia komit bahwa Kota Kupang akan tetap bersih. Namun, penyesuaian tetap dilakukan agar tidak berdampak ke layanan bagi masyarakat. (den)

Pos terkait