Persentase Kemiskinan Aneh, Gubernur, “Saya Bukan Orang Bodoh”

Gubernur Rakor Lembata1
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, berbicara di hadapan para kepala desa di Lembata, Jumat (9/9/2022)

“Tolonglah kalian berhenti untuk tipu saya,” ucap Gubernur Viktor setelah mempersilakan Kepala Bappelitbangda duduk kembali di kursinya.

“Ini angka kalau kita koreksi bagus, kan tidak begini. Atau, kalian sedang menipu angka jumlah penduduk? Bisa saja, angka riil kemiskinannya begini, jumlah penduduknya kalian nipu saya?” ujarnya.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Betul tidak? Woe, kepala desa dong, betul tidak?” teriak Viktor kepada para kepala desa, dan menambahkan, “Kalian jangan lihat begini, lalu kau pikir kau aman. Kau yang masalah nomor satu,” katanya.

Berkali-kali ia mengingatkan bahwa dirinya tidak datang untuk dihormati. Ya, “Sudahlah, kalian jangan pikir bahwa saya datang supaya kalian hormat saya sebagai gubernur. Buat apa saya gubernur lalu kita tidak bisa menyelesaikan ini urusan,” tandasnya.

Gubernur Laiskodat menjelaskan bahwa investasi pemerintah melalui APBD Provinsi, APBD Kabupaten/Kota dan Dana Desa mencapai hampir Rp 42 triliun. “Tapi kita tetap miskin,” ujarnya.

“Saya kan tidak datang untuk kalian hormat saya. Pake benggol-benggol itu supaya kalian hormat saya. Saya punya jabatan, saya tidak tertarik untuk jabatan itu. Saya ingin agar NTT saat saya pimpin ini martabatnya tidak dimaki orang sebagai provinsi termiskin,” tegasnya.

Dia meminta agar seluruh aparatur pemerintah kabupaten dan desa menyampaikan data riil soal angka kemiskinan atau jumlah masyarakat miskin. “Ya, saya ingin agar seberapa tinggipun angka kemiskinan itu harus riil sehingga saya bisa ambil kebijakan sebagai gubernur ataupun kedudukan saya sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat untuk mendesign pembangunan seluruh provinsi ini,” tegas Viktor.

Pos terkait