BI Genjot Transaksi Digital di NTT, Dirut Bank NTT Siap Garap Semua Potensi

mabar BI Bank ntt

“Namun kita apresiasi Labuan Bajo yang terus berbenah, apalagi dihadirkannya Waterfront City oleh pemerintah pusat, yang katanya akan menjadi terbaik di dunia. Dengan demikian, Bank Indonesia datang menawarkan layann pembayaran digital, yakni QRIS,” tegas Ny.  Aidah.

Ny.  Aidah mengatakan, digitalisasi dalam pembayaran sudah menjadi sebuah kebutuhan apalagi Bank Indonesia sudah menyiapkan blue print sistem pembayaran di Indonesia.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Namun apa jadinya jika masyarakat tidak diedukasi secara baik. Sehingga dihadirkanlah berbagai program sosialisasi.

Masih menurutnya, dengan QRIS banyak yang dimudahkan yakni tidak perlu membawa dompet lagi. Apalagi, sekarang sudah hadir BI FAST, yakni cara mudah dalam melakukan pengiriman uang.

Layanan ini aktif 1 X 24 jam sehari, tujuh jam setiap minggu, bahkan hari libur pun aktif. Dengan BI FAST, biaya operasional banyak dipangkas. Jika sebelumnya sekali transfer Rp 6.500, maka dengan program ini cukup membayar Rp 2.500 sekali transfer.

Secara nasinal, menurut Ny.  Aidah,  tahun ini Bank Indonesia akan meng-QRIS-kan sebanyak 15 juta merchant. Pihaknya berharap jumlah ini meningkat. Bahkan untuk Labuan Bajo, ke depan seluruh persewaan kapal, retribusi parkir, termasuk jenis usaha yang tradisional sekalipun akan dijangkau layanan pembayaran secara digital.

Sementara Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, dalam sambutannya menegaskan bahwa pihaknya mendukung sepenuhnya digitalisasi dalam sistem pembayaran. Ini karena digitalisasi telah merubah banyak pola hidup masyarakat.

Pos terkait