Gerakan BISA, BOPLBF Kerja Sama dengan Taman Nasional Kelimutu

Mabar Gerakan BISA

Shana menekankan Kelimutu sebagai kawasan wisata alam bisa menjadi tempat pemulihan bersama pasca pandemi Covid-19. Antara lain seperti kegiatan yoga, tracking, dan akivitas pemulihan lainnya.

Shana sekaligus menekankan misi peningkatan pengembangan pariwisata Flores melalui pembangunan masyarakat, khususnya masyarakat di desa-desa penyangga kawasan Kelimutu yang saat ini sedang mempersiapkan diri menuju geopark.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Kita harus pikirkan apa yang kita perlu persiapkan menuju geopark? Kita bisa mulai dengan promosi paket wisata terintegrasi, sehingga wisatawan tahu lokasi mana lagi yang harus dikunjungi,” ungkap Shana.

Sementara itu Kepala Balai TN Komodo, Agus Sitepu, saat membuka kegiatan mengungkapkan dukungannya kepada masyarakat untuk terus beradaptasi dengan era kenormalan baru.

“Kegiatan seperti ini adalah kegiatan yang baik yang perlu dilakukan. Situasi Covid memang selalu mengusung tema sehat, terutama wisata yang bertema alam,” ungkap Agus.

Sebagai destinasi wisata alam, Kelimutu termasuk destinasi yang belakangan banyak didatangi selama masa pandemi.

“Kami memang mendorong selama masa Covid ini wisatawan lebih banyak berkunjung ke destinasi wisata alam. Setelah masa normal baru beberapa tokoh nasional datang ke Kelimutu dan memberi kesan bahwa kondisi wisata di Kelimutu bersih,” tegas Agus.

Beberapa fasilitas di dalam kawasan TN Kelimutu saat ini sedang dalam proses rehabilitasi, seperti toilet dan arboratorium.

Selain itu, penerapan protokol kesehatan juga menjadi aturan ketat bagi setiap pengunjung maupun petugas yang masuk ke kawasan Kelimutu, seperti aturan penggunaan masker, cuci tangan, dan pemeriksaan suhu tubuh melalui thermo gun.

Pos terkait