Politisi Nasdem ini menekankan, visi Pemerintah Provinsi NTT dalam lima tahun ke depan adalah NTT Bangkit Menuju Masyarakat Sejahtera. Visi itu dijabarkan ke dalam misi, yang salah satunya adalah menjadikan pariwisata sebagai prime mover (penggerak utama).
Membangun pariwisata, papar Laiskodat, adalah membangun peradaban, menciptakan dan melayani ekspektasi manusia, tentang imajinasi yang ingin dicapainya. Artinya, suatu kualitas hidup masyarakat, baik yang di desa maupun di kota, berubah ke level yang lebih baik.
“Kualitas destinasi wisata prioritas sedang kita kembangkan di Nusa Tenggara Timur. Pantai Liman di Pulau Semau, Kabupaten Kupang, Fatumnasi di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Koanara di Kabupaten Ende, aksi perburuan ikan paus di Kabupaten Lembata, Pantai Wolwal di Kabupaten Alor, Pantai Praimadita di Kabupaten Sumba Timur dan kawasan Mulut Seribu di Kabupaten Rote Ndao,” tandas putra Pulau Semau ini.
Sektor pariwisata, kata Laiskodat, diharapkan menjadi lokomotif untuk memberikan makna pada dinamika sosial budaya dan perekonomian NTT dalam tindakan-tindakan yang integratif dengan kabupaten dan kota.
“Selama ini kita mengenal Alor sebagai tempat diving dengan taman laut yang indah dan mempesona. Selain itu Alor memiliki obyek dan daya tarik wisata alam dan buadaya, antara lain Kampung Adat Takpala, Museum 1000 Moko, Alquran Tua, Air Terjun Binafui, Taman Laut Pulau Kepa, Tarian Lego-lego, Dugong dan sebagainya, yang perlu kita kembangkan lebih jauh,” ujar Laiskodat.
Mantan anggota DPR RI ini menilai penyelenggaraan Expo Alor XIV dan Alor Karnaval VII Tahun 2020 tentu akan memberikan dampak positif kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Alor.







