Selubung Dibuka, Resmi Wae Bobok Jadi Destinasi Khas Binaan Bank NTT

Gubernur di Hutan Wae Bobok

Gubernur menambahkan, ke depan potensi pengembangan jalur tracking, walking trail di bawah panduan pemuda milenial desa yang tergabung di KPH.

“Camping ground, clift pathway di area tebing, jembatan gantung antara viewing deck dan camping ground, juga kolam-kolam pemandian di bawah air terjun dengan kandungan mineral tinggi akan diteliti lebih lanjut untuk potensi di bidang kesehatannya,” ujar Gubernur Viktor.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Wae Bobok yang memiliki luas 1,5 ha itu, kata Gubernur Viktor, bakal menjadi kawasan wisata alam yang menjadi ciri khas pembangunan budaya, ekonomi dan alam.

“Di Labuan Bajo, selain keindahan laut yang telah dikembangkan terlebih dahulu, kegiatan-kegiatan yang bersifat edukatif, rekreatif, juga ekonomipun bisa dikembangkan di kawasan hutan ini. Saya lihat hari ini yaitu  kegiatan team building juga flying fox, dengan mengutamakan safety first tentunya,” sebutnya.

Gubernur Laiskodat juga melarang keras agar tidak diperbolehkan merokok di area kawasan wisata alam Wae Bobok.

“Tidak boleh isap rokok dalam kawasan ini. Untuk pembangunan pariwisata berkelanjutan dengan tetap menghargai hutan yang telah memberikan kita makan, karena kita tidak saja membangun ekonomi dan budaya, tetap juga alam, sehingga tetap lestari untuk generasi penerus kita,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Bank NTT yang telah hadir di Wae Bobok dengan diresmikannya Agen Laku Pandai Be Ju BISA di lokasi wisata alam itu.

“Pengunjung yang masuk tidak lagi menulis buku tamu tetapi sudah bisa terdata dalam sistem saat menggunakan layanan ATM mini dari bank NTT ini. Satu lagi, kuliner olahan yang saya cicipi di Wae Bobok dimasak dalam bambu, wajib dicoba saat berkunjung,” ujarnya. (obe)

Pos terkait