Awas Waingapu, Belalang Tutup Bandara Umbu Mehang Kunda

Sumtim Belalang Tutup Bandara

Sebelumnya belalang melompat pun menyerang lahan jagung dengan luas 1 haktar lebih di wilayah Kotak Kawau, Kecamatan Kahaungu Eti.

Pelaksana Tugas (PLT) Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Timur, Oktavianus Mbaku Muku, yang dihubungi melalu telepon seluler, Rabu (15/7/2020) siang, mengatakan hampir di 8 kecamatan di Kabupaten Sumba Timur sudah dikuasai belalang baik yang melompat maupun belalang yang bersayap.

Pihaknya, kata Muku, terus melakukan penanganan siang maupun malam dengan peralatan seadanya.

“Sudah hampir 1.400 lebih titik di 8 kecamatan di Kabupaten Sumba Timur dikuasai nelalang, baik belalang yang baru menetas maupun belalang yang sudah bersayap. Sudah ada laporan dari masyarakat jika tanaman pertanian diserang belalang seperti di wilayah Kahaungu Eti lahan pertanian berupa lahan jagung yang luasnya 1 hektar ludes dimakan belalang. Juga di wilayah Kawangu, di mana  lahan padi seluas 1,5 ha juga ludes diserbu belalang. Kami terus melakukan  pengendalian siang dan malam,” jelas Muku.

Menurutnya, untuk bantuan dari provinsi pihaknya sudah menerima obat berupa obat semprot dan sudah digunakan untuk penyemprotan. Pihaknya tetap melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah agar pengendalian dan penanganan belalang terus dilakukan.

“Bantuan obat semprot dari provinsi sudah turun dan kami sudah gunakan untuk pengendalian belalang.  Saat ini kami koordinasi dengan BPBD untuk bantuan mobil untuk mobilisasi penanganan belalang,” kata Muku. (np)

Pos terkait