Bertemu Penerima Rumah Bantuan, Ini Yang Dikatakan Walikota Kupang

Kota Kupang Walkot tatap muka penerima rumah1

Kepada para penerima bantuan Jefri minta untuk memanfaatkan bantuan ini sebaik mungkin sesuai peruntukan sehingga tidak tersandung masalah di kemudian hari.

Kepada para fasilitator diminta untuk secara intens mendampingi para penerima bantuan selama proses pembangunan tersebut.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Jefri juga minta agar pekerjaan tersebut segera dilaksanakan sebelum musim hujan datang.

“Harapan kami bapak ibu saudara semua senang terima bantuan ini meski mungkin tidak sesuai harapan. Doakan kami supaya selalu punya hati untuk mau membantu sama saudara yang kurang beruntung dan punya mata yang lebih tajam untuk melihat mereka yang belum diperhatikan,” pungkasnya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Kupang, Ir. Cornelis Isak Benny Sain, menjelaskan ada 145 warga penerima bantuan rumah swadaya untuk tahun 2020 di Kota Kupang  yang tersebar di lima kelurahan.

Untuk Kelurahan Naikoten I dan Kelurahan Bakunase masing-masing 50 penerima, sedangkan Kelurahan Sikumana, Kelurahan Belo dan Kelurahan Bakunase II masing-masing 15 penerima bantuan.

Anggaran yang dialokasikan dari DAK untuk tahun ini senilai Rp 2.537.500.000 . Masing-masing warga menerima bantuan senilai Rp 17,5 juta dengan rincian Rp 15 juta untuk membeli material bahan bangunan dan Rp 2,5 juta untuk biaya tukang.

Benny menambahkan saat ini ada 10.400 rumah yang masuk kategori tidak layak huni di Kota Kupang. Ada warga yang memiliki tanah dan rumah tapi tidak sanggup melakukan swadaya.

Karena itu Pemkot Kupang melakukan intervensi lewat program bedah rumah bangun baru dan peningkatan kualitas.

Pos terkait