Dari perhitungan ternak yang ada, kata Kanis, pihaknya masih kekurangan jagung di luar musim hujan atau musim panen sekitar 250-500 ton untuk kebutuhan pakan ayam dan babi. Oleh sebab itu, Pemkab Lembata akan melakukan inovasi penanaman jagung di luar musim hujan.
“Saya alami sendiri tahun lalu kami cari pakan jagung itu kesulitan sekali. Ada jagung di toko tapi kan kasihan kita punya potensi yang ada tapi tidak kita upayakan,” pungkasnya. (yua)







