”Kami juga bertemu dengan para jurnalis asal NTT di Jakarta yang bekerja di beberapa media nasional. Jadi jurnalis di sana ada kerinduan untuk terus berkontribusi bagi pembangunan di NTT. Karena itu saya juga minta kepada mereka untuk mengawal semua komitmen kami bersama pemerintah pusat untuk dapat dilaksanakan dengan baik,” kata Ketua DPD I Golkar NTT itu.
”Kami juga berkomitmen untuk kembangkan iklim investasi yang baik bagi daerah. Kita ingin ada iklim investasi di NTT yang baik. Jadi kita kerjakan dengan benar investasinya dalam skala apapun baik di desa hingga kabupaten dan provinsi,” ungkapnya.
“Kami juga menyepakati komitmen bersama bahwa Mall Pelayanan Publik se-NTT akan kita bangun selambat-lambatnya bulan Juni 2025. Kita rencanakan dengan baik agar nantinya dapat beroperasi dengan profesional untuk perizinan usaha dan ada kemudahan investasi. Kalau ada yang mau berinvestasi dan ingin punya usaha di bidang tertentu, maka bila persyaratannya lengkap izinnya sudah bisa diterbitkan. Kita mau agar ada kemudahan dalam berinvestasi dan berwirausaha. Jadi kita akan dukung siapa saja yang ingin menjadi wirausaha. Siapa yang berminat, punya kemampuan, punya potensi dan kapasitas untuk jadi pengusaha maka silahkan untuk berwirausaha,” jelasnya.
Gubernur juga menyatakan apresiasinya kepada PWI NTT yang telah menyelenggarakan diskusi publik tersebut yang tentu memberikan kontribusi bagi visi ekonomi Kepala Daerah.
”Apresiasi kepada teman-teman wartawan yang menyelenggarakan diskusi ini dan juga selamat ulang tahun kepada PWI yang telah memasuki usia ke-79,” kata Gubernur. (biro ap setda ntt/meldo nailopo/ady hau/yozhy hoely)







