Dia berharap rapat koordinasi ini akan memberikan masukan bagi Pemkot Kupang dalam mengambil langkah ke depan guna menekan laju inflasi.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja, menjelaskan inflasi di Kota Kupang per November 2020 lalu sebesar 0,22 persen masih dalam taraf wajar. Kenaikan harga menjelang hari raya seperti saat ini merupakan bagian dari dinamika pasar.
Dari hasil pantauan kenaikan harga tidak hanya pada daging ayam, daging sapi dan telur saja tetapi juga pada bumbu dapur seperti bawang dan cabe.
Karena itu, menurutnya, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian TPID. Di antaranya; untuk keterjangkauan harga melaksanakan pemantauan harga komoditas pokok masyarakat serta sidak pasar dan melaksanakan pasar murah. Untuk memastikan ketersediaan stok menurutnya TPID perlu melakukan koordinasi dengan distributor penyedia komoditas pokok untuk memperkuat ketersediaan pasokan dan melaksanakan pemantauan pasokan komoditas pokok. (pkp_ans/den)







