Pemerintah desa, kata Wilson, juga berencana memperluas area tanam untuk menjadikan pertanian melon sebagai produk unggulan desa.
“Ke depan kami ingin menjadikan kegiatan seperti ini sebagai agenda tahunan, sekaligus menarik minat pasar yang lebih luas, termasuk wisatawan lokal yang ingin merasakan pengalaman panen langsung di kebun,” katanya.
Panen raya ini menjadi bukti bahwa pertanian desa dapat menjadi penggerak ekonomi jika dikelola secara serius dan melibatkan berbagai elemen, mulai dari pemerintah, petani, hingga masyarakat luas. (siu)







