“Meskipun Umbu sempat mengajukan pengunduran diri, dalam proses internal, namanya tetap diajukan sebagai calon kuat untuk posisi Dirut,” tegas Frans.
Sementara itu, posisi Direktur Umum dan Operasional diusulkan diisi oleh Rahmat Saleh, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Divisi Umum pada Direktorat Operasional dan SDM Bank NTT.
Nama-nama calon lainnya, menurut Frans, masih berada di bawah kewenangan pemegang saham utama dan seluruh proses pengusulan telah sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Terkait komitmen Pemerintah Provinsi NTT yang menargetkan penyertaan modal hingga Rp 2,8 triliun, Frans menegaskan pentingnya pengelolaan dana yang bijak dan efisien.
Dia menyebut bahwa Bank NTT akan fokus mencari sumber dana murah guna menghindari tekanan terhadap likuiditas perusahaan. “Kalau tidak dikelola hati-hati, dananya bisa keluar. Karena itu, kita harus pintar mencari sumber dana murah agar sehat secara keuangan,” tegasnya. /jdz/den)







