Selain itu, kata Fahrensy, transportasi juga merupakan solusi yang menopang aktivitas sebagian masyarakat di sektor jasa, sektor yang mendominasi Kota Kupang.
Sedangkan di sektor pendidikan, transportasi darat juga teramat penting keberadaannya bagi anak-anak yang berkuliah maupun sekolah.
“Memperhatikan hal tersebut, maka Pemkot Kupang belum lama ini melaunching bus rapid trans sebagai moda transportasi baru di Kota Kupang yang melayani lima rute. Diharapkan dengan adanya BRT dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan transportasi darat yang relatif murah, cepat, aman serta nyaman bagi aktivitas sehari-hari,” ucapnya.
Mantan Kepala Bapenda Kabupaten Kupang itu menambahkan, Organda sebagai satu-satunya wadah organisasi pengusaha angkutan bermotor di jalan mempunyai peran penting dalam menunjang kelancaran roda perekonomian bangsa. Sebagai organisasi yang profesional dan independen, Organda diharapkan mampu mewujudkan transformasi bidang usaha angkutan transportasi darat guna meningkatkan usaha para anggota, serta mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat, sesuai visinya.
Oleh karena itu, Pemerintah Kota Kupang dan Organda penting untuk terus berkolaborasi dalam kemitraan demi mewujudkan visi dan misi keduanya.
“Kiranya melalui momentum Musyawarah Cabang V Organda Kota Kupang ini, kemitraan yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan guna memberikan pelayanan bagi kesejahteraan masyarakat terutama di bidang transportasi,” tambahnya.
Ketua DPD I Organda Provinsi NTT, Felix Pullu, yang turut hadir dalam acara pembukaan muscab tersebut menjelaskan Muscab Organda Kota Kupang adalah yang kelima di NTT. Sebelumnya Organda sudah menggelar muscab di 4 kabupaten yakni TTU, Sikka, Ende dan Manggarai Timur. Rencananya minggu depan akan digelar muscab juga di Kabupaten Alor, Lembata, Sumba dan Rote-Ndao.







