“Kami selalu mendorong koperasi agar pelan-pelan berada dan bersaing di dunia digital dengan begitu mempermudah pelayanan kepada masyarakat dengan tidak dibatasi dengan waktu,” imbuhnya.
GM Kopdit Swast Sari, Yohanes Sason Helan, menyampaikan bahwa yang paling mulia yang diberikan kepad anggota adalah pelayanan yang baik dan benar dan juga tidak membutuhkan waktu yang lama.
“Ada dua hal kenapa kita bisa hadir di sini. Pertama adalah karena kebutuhan. Kenapa kami harus menambah ATM setelah dua lokasi yakni di Kantor Cabang Kupang Kota dan Kantot Pusat Oeba, karena pengeluaran anggota Kopdit Swasti Sari dalam satu bulan bisa mencapai Rp. 1 miliyar lebih dan untuk memberikan pelayanan yang cepat dan aman ya harus dengan pelayanan digital,”katanya.
Yang kedua adalah digitalitasi benar sudah menjadi kebutuhan yang sangat melekat kepada anggota, sehingga anggota bisa mengakses uang yang mereka disimpan itu 1×24 jam, sehingga kami terus dituntut untuk selalu memenuhi kebutuhan pelayanan yang cepat kepada anggota seperti ATM ini”, jelas Sason.
Sason juga membeberkan bahwa Kopdit Swasti Sari sudah menguasai pasar di Kota Kupang ini dengan 6.000 anggota dengan puluhan miliar aset dan kami tetap merawat dan memberikan keamanan dan kenyaman dengan pelayanan yang sangat baik dan terus berinovasi agar pelayanan yang diberikan berkualitas dan juga cepat.
“Kami selalu menghimbau agar anggota terus menyiram pohon yang ditanam di Kopdit Swasti Sari agar terus tumbuh dan berkembang dan bahkan menghasilkan simpanan yang baru yang dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” seru Sason. (np)







