UMKM Lokal Go Digital, Beberapa Hal Ini Mesti Diperhatikan

MABAR dekranasda

LABUAN BAJO kabarntt.id– Transformasi UMKM ke digital menjadi penting guna mendorong produktivitas, pengembangan maupun pemulihan ekonomi ke depan.  Terkait dengan itu Wakil Ketua Dekranasda Manggarai Barat,  Ny. Melly Weng,  mengingatkan  beberapa hal yang harus dilakukan.

Saat menjadi pembicara dalam seminar pengembangan SDM UMKM di Hotel Jayakarta, Labuan Bajo, Senin (14/3/2022), Melly Weng menyebut empat hal penting yang harus diperhatikan itu.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Dalam rilis yang diterima media ini, Kamis (17/3/2022), Melly Weng menyebut beberapa hal yang mesti diperhatikan itu antara lain pertama, sosialisasi dan edukasi dalam pemanfaatan teknologi di tengah masyarakat.

Kedua, percepatan dan perluasan pembangunan infrastruktur jaringan juga dibutuhkan agar UMKM dapat memanfaatkan ekosistem digital lebih optimal.

Ketiga, dibutuhkan sinergi dan kerja sama yang baik antarstakeholder terkait misalnya Kominfo, Media Penyiaran, Kementerian Koperasi dan UKM, maupun OJK dan lembaga perbankan lainnya.

Sinergi dan kerja sama ini dalam hal peningkatkan literasi dan inklusi keuangan digital, sehingga pelaksanaan program transformasi berjalan sesuai dengan yang diharapkan, dan memberikan manfaat khususnya bagi pemulihan dan perkembangan UMKM kedepan.

Sejalan dengan hal tersebut Dekranasda Mabar Tahun 2022 mendorong UMKM Manggarai Barat untuk go digital, yaitu melakukan kerja sama dengan Perumda Bidadari, sehingga UMKM termasuk UMKM binaan Dekranasda Mabar melakukan pemasaran produknya secara digital melalui Blili.com (Shoope dan Tokopedia masih dalam proses).

Program Dekranasda Mabar lainnya adalah kegiatan pelatihan pengolahan pangan lokal bagi UMKM serta proses pengemasan dan pemasarannya, melanjutkan kegiatan PKW dan pewarnaan alam untuk tenun songke, promosi dan pameran produk UMKM diajang INACRAFT 2022 serta monitoring dan evaluasi terhadap UMKM binaan Dekranasda Manggarai Barat.

Ny. Melly Weng mengatakan, pihaknya telah membantu mendampingi 64 anak- anak yang putus sekolah dengan memberikan pelatihan tenun.

Dekranasda Mabar juga telah memberikan bantuan peralatan tenun dan benang bagi anak yang putus sekolah. Memberikan pelatihan produk tenun dan kuliner kerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Manggarai Barat.

Hal lain melakukan penelitian dan pengembangan daerah yang memiliki potensi di desa desa seperti pengolahan jagung, serta mendata potensi kuliner dan mengikutsertakan pameran UMKM dalam setiap event di Labuan Bajo. (obe)

Pos terkait