Yohanis Landu Praing dan Charlie Paulus Diusul Jadi Calon Dirut Bank NTT

rups bank ntt

“Nama-nama yang ditetapkan ini selanjutnya akan mengikuti fit and proper test di Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” kata Melki.

Gubernur Melki mengatakan, setelah adanya keputusan OJK, seluruh pemegang saham akan kembali duduk bersama dengan semua direksi dan dewan komisaris untuk membicarakan rencana bisnis Bank NTT ke depan.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Tadi kami sudah sepakat bahwa setelah direksi dan komisaris ini disetujui OJK dan dilantik, segera bertemu kembali untuk membahas rencana bisnis bersama dengan semua pemegang saham,” tegas Melki.

Bebas Unsur Politik

Melki juga menegaskan, formasi baru jajaran direksi dan komisaris Bank NTT kali ini benar-benar bebas dari unsur politik dan birokrasi.

“Tak ada politisi. Tak ada mantan birokrat. Yang kami tunjuk hari ini adalah ekonom tulen, orang-orang yang mengerti denyut industri keuangan dan punya rekam jejak di dunia perbankan,” kata Melki.

Melki tak sekadar menyusun ulang jajaran pengelola Bank NTT. Dia juga memotong siklus klasik BUMD yang selama ini kerap dijadikan “bancakan” politik lokal.

“Kami ingin Bank NTT menjadi contoh bank daerah modern, profesional, akuntabel, dan pro rakyat,” tegasnya.

Keputusan Gubernur Melki dan para pemegang saham yang adalah Bupati dan Walikota se NTT ini disebut sebagai langkah berani dan terukur. Di tengah tahun politik, saat banyak kepala daerah cenderung menyisipkan loyalis atau “orang titipan” dalam tubuh BUMD, Gubernur Melki justru mengambil risiko: memutihkan struktur Bank NTT dari jejak politik dan birokrasi.

“Setelah disetujui OJK dan dilantik, seluruh pemegang saham akan duduk bersama dengan para direksi dan komisaris untuk membahas arah bisnis ke depan. Kita ingin Bank NTT tumbuh sehat,” tegasnya. (jdz/den)

Pos terkait