Renungan Harian Kamis, 15 Mei 2025

bb49ee3cfe72b44b80dfe5de64178d55859a8565c96a60c16eda65689ba1b870.0

Oleh Pater Kons Beo, SVD

Bacaan I Kisah Para Rasul 13: 13 – 25
Mazmur Tanggapan: Mzm 89: 2-3.21-22.25.27
Ref: “Kasih setiaMu, ya Tuhan hendak kunyanyikan selama-lamanya”

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Injil Yohanes 13: 16 – 20

“Saudara-saudara, jikalau Saudara ada pesan untuk membangun dan menghibur umat ini, silahkan!”
Kis 13:15
(Viri fratres, si quis est in vobis sermo exhortationis ad plebes, dicite)

Kawan ku…
Lihatlah kenyataan kini. Tak pernah ada hening tercipta indah. Sebab gemuruh, ribut penuh bising, itulah yang disukai. Yang diminati selalu dan terus saja adalah kekaburan suasana.

Kawan ku….
Di Sinagoga, kala itu, setelah pembacaan Taurat dan Kitab Para Nabi, para pejabat Rumah Ibadat mempersilahkan Paulus dan kawan-kawannya sekiranya ada yang ingin disampaikan. Itupun dengan satu harapan: diucapkannya pesan-pesan yang membangun dan yang menghibur…

Kawan ku…
Kisah Rumah Ibadat di Pisidia itu adalah satu alarm animatif buat kita. Agar kita trampil merakit kata-kata Injili dengan setulus hati. Menjadi satu warta sukacita bagi sesama. Semuanya agar citra persaudaraan, rasa kekeluargaan, nilai persekutuan semakin kokoh berakar.

Kawan ku…
Sepantasnya kuakui padamu! Banyak kali aku lepas kendali lidah dalam bersuara dan berkata. Jauh dari kata-kata yang menghibur, yang meneguhkan, yang memberikan harapan. Aku memang mudah muncratkan kata-kata yang menekan dan menyudutkan, yang menimbulkan luka dan sakit hati. Iya, kata-kata yang cenderung mempermalukan dan bahkan menghina sesama.

Kawan ku…
Sepantasnyalah, mari kita belajar dari Rasul Paulus. Saat ia diberi kesempatan untuk ‘membangun dan menghibur umat’ ia pun tampil. Ia kisahkan sejarah keselamatan yang membesarkan harapan pendengar!

Pos terkait