Bupati Manggarai Ucapkan Selamat kepada Pejabat Yang Baru Dilantik

manggarai pelantikan pejabat

RUTENG kabarntt.id—Bupati  Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, melantik 115 pejabat yang terdiri dari 10 pejabat administrator, 54 pejabat pengawas, serta 51 orang pejabat fungsional hasil penyetaraan,  Jumat (17/2/2023)) di Gedung Manggarai Convention Center (MCC), Ruteng.

Bupati Hery menyampaikan bahwa jabatan yang mereka dapatkan adalah sebuah bentuk kepercayaan karena itu harus diemban dengan rasa tanggung jawab.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Para pejabat terlantik diminta memahami peran yang dipercayakan kepada mereka sesuai dengan aturan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Bupati Hery mengingatkan bahwa pada masa ini terdapat banyak tantangan yang harus mereka hadapi di bidangnya masing-masing.

Ia berpesan kepada para pejabat terlantik untuk senantiasa menjadi pribadi yang terbuka dan pembelajar untuk menjadi ASN yang lebih baik.

“Saya mengajak kita semua untuk meningkatkan kompetensi yang ada dan tidak berpuas diri pada satu kompetensi saja. Mari mengembangkan talenta-talenta lain, dan jangan biarkan talenta-talenta itu dikubur di dalam tanah,” katanya.

Selain itu ia meminta agar para pegawai membangun komunikasi dan kerja sama yang baik dengan rekan sejawat, seluruh stakeholder. Setidaknya dengan jalinan relasi yang baik, para pejabat akan mendapatkan ilmu dan bantuan dari pihak-pihak tersebut.

“Kita berharap bahwa kita bekerja dalam sebuah kesatuan. Bila menghadapi soal perlu dikonsultasikan. Dan untuk konsultasi yang baik, perlu komunikasi yang baik,” ujarnya.

Di sisi lain,  Bupati Hery juga mengingatkan akan situasi keterbatasan anggaran. Pejabat terlantik kiranya dapat menggunakan anggaran secara bijak, efektif, dan efisien.

“Kita ditempatkan dalam lintasan hidup yang tidak mudah dan kita dituntut untuk melakukan pembangunan,” tegasnya.

Selain itu, Bupati Hery juga memberi arahan terkait pengelolaan keuangan pribadi para ASN. Setiap aparatur sipil negara sekiranya memanfaatkan penggunaan uang untuk hal-hal yang memang dibutuhkan. Tidak perlu terjebak dalam gaya hidup yang membuat perekonomian pegawai menjadi tidak sehat.

“Selamat bekerja dalam jabatan masing-masing. Saya percaya saudara-saudara mampu dan bertanggung jawab,” tandasnya. (adi)

Pos terkait