Kemensos RI Salurkan Bansos Guna Percepat Penanganan Dampak Covid-19 di NTT

Mabar kemensos

Selain itu, ada 20 bantuan alat sekolah sebesar Rp 500 ribu, dan total Rp 10 juta untuk 15  korban penyalahgunaan NAPZA melalui 2 LKS di Provinsi NTT senilai Rp 498 juta kepada  Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT.

“Berbagai bansos tersebut diharapkan meningkatkan kesejahteraan warga dan  meringankan beban bagi warga terdampak langsung Pandemi Covid-19. Juga, kita berdoa  agar Pandemi Covid-19 segera berakhir dan kehidupan seperti sedia kala,” harap Grace.

Wakil Ketua Oase Kabinet Indonesia Maju itu, mengajak segenap warga menjalani  kehidupan dengan disiplin dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan 3 M.

“Bapak dan ibu sekalian, agar hidup kita tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan  dengan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir serta menjaga jarak, ” imbuh Grace.

Kegiatan dilanjutkan dengan menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) oleh PT Pos Indonesia  dengan mendatangi 3 rumah warga Penerima Manfaat (PM) dari BST.

Lalu menuju Desa Wisata Liang Ndara, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat  untuk menghadiri acara pagelaran oleh Sanggar Budaya Desa Liang Ndara dan meninjau  pembuatan aneka kerajinan lokal.

Hadir di acara tersebut, Direktur PSKBS, Sunarti; Direktur BSDS, Hotman; Pengurus dan  anggota  DWP Kemensos; Plh Sekda Kabupaten Manggarai Barat, Ismail Surdi; Kadinsos  Provinsi NTT, Jamaludin Ahmad.  Vice Presiden Bank Mandiri, Puri Ranti; Pimpinan Cabang BRI Ruteng, Dandy Wardana;  Ketua Satgas BST Nasional PT Pos Indonesia sekaligus Vice Presiden Penyalur Dana Fronting  PT Pos Indonesia, Haris. (obe)

Pos terkait